JAKARTA, KOMPAS.TV - Ari Bias, seorang pencipta lagu menceritakan saat lagu-lagu hits miliknya yang dinyanyikan penyanyi lain hanya mendapat Rp0 atau nol rupiah selama bertahun-tahun.
Ari mengatakan awalnya memilih pasrah saja dan menerima kenyataan mungkin memang seperti itu nasib pencipta lagu. Disaat lagu-lagunya populer dan memberikan penghidupan untuk orang lain, dia sebagai pencipta lagu tak mendapat apapun.
"Lagu saya banyak dipakai di panggung-panggung mereka, tapi kok saya hanya menonton doang? Enggak ada hasilnya," kata Ari mengutip Kompas.com, Jumat (14/2/2025)
Baca Juga: Dibela Armand Maulana dan Melly Goeslaw, Agnez Mo: Berdiri di Sisi Kebenaran Memang Tak Mudah
"Mungkin nasib pencipta lagu memang begitu. Lebih sebagai pekerja sosial, menghibur orang tanpa pamrih," lanjut Ari yang memilih pasrah awalnya.
Ari menjelaskan, disaat lagunya bertahun-tahun terus dinyanyikan, dia bahkan tak mendapatkan uang sama sekali dari LMKN.
"Lagu untuk Agnez rilis 2004 (Bilang Saja), bayangkan selama 20 tahun saya menunggu royalti konser tidak pernah ada angka Rp 1 pun muncul di LMKN," ungkap Ari Bias.
"20 tahun itu saya sudah menunggu dan tidak kunjung ada. Saya sudah sabar 20 tahun dan merelakan itu semua," sambungnya.
Kondisi itu membuat Ari sempat berpikir berhenti dari dunia musik dan mencoba pekerjaan lain.
"Ternyata tidak menghidupi saya dengan baik, jadi saya udah enggak pengin bikin lagu lagi, itu tahun 2015," tuturnya.
"Saya enggak mau main musik lagi, keyboard saya jualin semua, gitar, mic. Saya cari kesibukan lain dan cari usaha diluar musik, ketipu juga bisnis saya," imbuhnya.
Kegagalan demi kegagalan dialami, hingga akhirnya keluarga menasihati Ari untuk tetap menekuni dunia musik yang mungkin sudah menjadi bakat alaminya.
"Akhirnya saya belajar tekuni dunia videografi, buka Arbipro karea kegabutan di musik, kefrustasian," ujarnya.
"Arbipro itu dokumentasi juga, touring, saya tim dokumentasinya. Bikin video klip juga, company profile," jelasnya.
Baca Juga: Dibela Armand Maulana dan Melly Goeslaw, Agnez Mo: Berdiri di Sisi Kebenaran Memang Tak Mudah
Keberadaan AKSI yang dibentuk sejumlah musisi Tanah Air, membuat Ari mulai mengetahui bahwa sebagai pencipta lagu dia juga punya hak ekonomis dari sebuah pertunjukan live.
"Mungkin AKSI ini komposer banyak yang mulai sadar hukum, ada UU Hak Cipta, tahu ada hak-haknya," tutur Ari.
"Bahwa di dalam konser yang diadakan, ada hak ekonomis pencipta lagu," katanya kemudian.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.