MALAYSIA, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mendesak transparansi dari otoritas Malaysia atas penanganan insiden penembakan pekerja migran Indonesia di perairan Tanjung Rhu, Selangor.
Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, menambahkan akan menyiapkan tim advokasi untuk WNI korban penembakan oleh petugas maritim Malaysia.
Kepolisian Malaysia mengklaim tembakan yang dilepaskan untuk membela diri karena kapal patroli Badan Penegakan Maritim Malaysia ditabrak oleh kapal lain.
Bagaimana upaya Pemerintah Indonesia menangani kasus ini? Dan bagaimana kondisi warga negara Indonesia yang dirawat di rumah sakit Malaysia?
Simak laporan jurnalis KompasTV, Ferry Irawan dari Selangor, Malaysia.
Baca Juga: Kondisi Terkini 4 WNI Korban Penembakan di Malaysia | WNI DITEMBAK
#penembakan #wni #malaysia
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.