Kompas TV internasional kompas dunia

Trump Unggah Video Promosi Gaza Versinya dengan AI: Gaza-nya Trump Akhirnya Tiba

Kompas.tv - 27 Februari 2025, 12:40 WIB
trump-unggah-video-promosi-gaza-versinya-dengan-ai-gaza-nya-trump-akhirnya-tiba
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ketika berbicara dalam konferensi pers di Ruang Timur Gedung Putih, Selasa, 4 Februari 2025, di Washington. (Sumber: Foto AP/Evan Vucci)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Vyara Lestari

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya mengeluarkan video promosi Gaza versinya di media sosial Truth.

Video itu diunggah pada Selasa (25/2/2025) waktu setempat, dan diciptakan dengan kecerdasan buatan (AI).

Video itu mempromosikan transformasi Gaza menjadi resor di negara teluk dan memperlihatkan patung emas dirinya.

Baca Juga: Akhirnya, Ratusan Tawanan Palestina Bakal Dibebaskan Israel usai Hamas Kembalikan 4 Jasad Sandera

Video itu juga memperlihatkan Elon Musk yang memakan hummus, serta pemimpin Amerika dan Israel tanpa baju tengah bersantai di pantai.

“Tak ada lagi terowongan, tak ada lagi ketakutan. Gaza-nya Trump telah tiba,” bunyi nyanyian yang muncul di video tersebut, seperti dikutip dari CNN International.

Trump sendiri sebelumnya telah mengajukan proposal untuk memindahkan 2,1 juta warga Palestina dari Gaza. Ia akan mengubah wilayah tertutup tersebut menjadi Riviera, yang hanya akan dimiliki oleh AS.

Otoritas Palestina (PA) yang berbasis di Tepi Bara telah menyerukan bahwa proposal itu adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

“Kami telah merasakan pemindahan sebelumnya, dan itu tak akan terjadi lagi,” ucap Menteri Luar Negeri PA Varsen Aghabekian Shaheen.

Ia merujuk pada ratusan ribu warga Palestina yang dipindahkan saat perang Arab-Israel, yang menjurus pada penciptaan Israel pada 1948.

Video itu dibuka dengan seorang anak Palestina tanpa alas kaki berjalan di antara puing-puing Gaza. Adegan itu kemudian diikuti sebuah pernyataan dalam video tersebut, “Apa selanjutnya?”




Sumber : CNN Internasional




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x