Kompas TV lifestyle kesehatan

Ramadan Sebentar Lagi, Simak Tips Berpuasa untuk Penderita Mag

Kompas.tv - 17 Februari 2025, 13:15 WIB
ramadan-sebentar-lagi-simak-tips-berpuasa-untuk-penderita-mag
Ilustrasi. Tips berpuasa untuk penderita mag. (Sumber: katemangostar on Freepik)
Penulis : Kiki Luqman | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Isti Haryani, memberikan beberapa panduan penting agar penderita mag bisa berpuasa dengan lancar selama Ramadan 1446 H/2025.

Isti menyarankan penderita mag tidak melewatkan makan sahur dan tidak menunda berbuka puasa.

Tips Berpuasa untuk Penderita Mag

Berikut tips berpuasa untuk penderita mag dari dokter Isti selengkapnya.

1. Jangan Lewatkan Sahur dan Berbuka Tepat Waktu

Menjaga jadwal makan sangat penting bagi penderita mag. Dokter Isti menekankan pentingnya sahur dan berbuka tepat waktu untuk mencegah perut kosong dalam waktu yang lama.

"Pertama, jangan sampai melewatkan waktu makan sahur dan berbuka ketika sudah sampai pada waktunya," ujarnya melalui video edukasi Rumah Sakit Akademik UGM, Jumat (15/4/2022) lalu.

Ia menambahkan, berbuka tepat waktu akan membantu menjaga kestabilan kondisi lambung.

Baca Juga: Hitung Mundur Ramadan 2025, Berapa Lama Lagi Puasa?

"Jadi usahakan berbuka puasa setepat waktu mungkin, supaya jangan sampai perut dalam kondisi kosong dalam waktu yang lama,” katanya.

Lambung yang kosong lebih dari 12 jam saat berpuasa dapat menyebabkan peningkatan asam lambung, yang pada akhirnya menimbulkan rasa tidak nyaman, perih, mual, atau bahkan muntah.

2. Konsumsi Obat Mag Sesuai Anjuran

Jika diperlukan, penderita mag dapat mengonsumsi obat untuk membantu mengendalikan gejala selama berpuasa.

Beberapa jenis obat mag yang umum digunakan antara lain antasida, histamine 2 (H2) blocker, proton pump inhibitor (PPI), dan antibiotik.

Menurut National Health Service (NHS), antasida sebaiknya diminum setelah makan agar efeknya bertahan lebih lama.

Baca Juga: Jadwal Puasa Ramadan 1446 H Muhammadiyah, Mulai 1 hingga 30 Maret 2025

Sementara obat jenis PPI bisa dikonsumsi sebelum atau setelah makan, tetapi perlu jeda minimal satu jam jika diminum sebelum makan.

Namun, penggunaan obat-obatan ini harus sesuai dengan anjuran dokter atau apoteker.

Penderita mag sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa konsultasi terlebih dahulud untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

3. Makan Perlahan dengan Porsi yang Tepat

Kecepatan dan jumlah makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi kesehatan lambung.

Oleh karena itu, dokter Isti menyarankan agar penderita mag makan secara perlahan dan tidak terburu-buru.

Selain itu, porsi makan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh agar sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.

Baca Juga: Penderita Diabetes Boleh Puasa? Ini Penjelasan Dokter

4. Hindari Langsung Tidur setelah Makan

Tidur atau berbaring setelah makan dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, menyebabkan sensasi tidak nyaman di perut.

Karena itu, penderita mag disarankan untuk memberi jeda waktu antara makan dan tidur agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik.

5. Jauhi Makanan Berminyak dan Pedas

Pemilihan makanan juga menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan lambung selama berpuasa.

"Hindari makanan-makanan berminyak seperti gorengan, kemudian makanan yang terlalu asam atau pedas, misalnya sambal, dan juga jauhi minuman bersoda serta minuman yang mengandung kafein,” jelas Isti.


 




Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x