Karbohidrat kompleks dilepaskan secara perlahan-lahan oleh tubuh untuk dicerna.
Makanan sumber karbohidrat kompleks, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, gandum utuh dan polong-polongan.
Minum banyak air putih
Selama puasa Ramadhan, Anda perlu memerhatikan tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik. Caranya adalah dengan banyak minum air putih selama berbuka dan sahur. Hidrasi tubuh yang cukup membantu melancarkan pencernaan dan mendukung kesehatan lainnya.
"Jika dehidrasi, Anda berisiko mengalami sembelit, sakit kepala, dan nyeri punggung. Kurang mengkonsumsi air putih selama puasa juga akan berpengaruh terhadap naiknya asam lambung," jelas Ifa.
"Sebagian besar orang yang mengeluhkan gangguan pencernaan ternyata memang kurang minum air putih. Kebutuhan rata-rata orang dewasa minum air setiap hari adalah 8 gelas atau sekitar dua liter,"
"Selama puasa Ramadhan, kebutuhan itu bisa diatur dengan minum setidaknya 4 gelas ketika berbuka dan 4 gelas saat makan sahur," tukasnya.
Baca Juga: Kapan Batas Waktu Bayar Utang Puasa Ramadan Tahun Lalu? Ini Penjelasannya
Menghindari tidur dalam keadaan perut kenyang
Tidur dengan perut yang terlalu kenyang dapat mencegah sistem pencernaan bekerja dengan baik. Akibatnya, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan setelahnya.
Untuk mencegah itu terjadi, disarankan untuk Anda berhenti makan setidaknya dua jam sebelum tidur.
Hal ini bisa sulit, jika Anda membiasakan diri makan besar dalam sekali waktu dan langsung tidur. Sangat dianjurkan untuk membagi waktu makan dengan baik selama puasa Ramadan.
Demikianlah beberapa tips untuk mencegah gangguan pencernaan selama puasa Ramadhan.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.