Kompas TV nasional peristiwa

Menlu Sugiono akan Pulangkan Jenazah WNI di Myanmar Jika Ada yang Jadi Korban Gempa

Kompas.tv - 3 April 2025, 11:45 WIB
menlu-sugiono-akan-pulangkan-jenazah-wni-di-myanmar-jika-ada-yang-jadi-korban-gempa
Dalam foto yang dirilis kantor berita Xinhua ini, petugas dan relawan mencari korban di reruntuhan sebuah gedung di Mandalay, Myanmar, Minggu (30/3/2025). (Sumber: Myo Kyaw Soe/Xinhua via AP)
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan akan memulangkan jenazah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa Myanmar. Kendati demikian, Sugiono berharap tidak ada warga Indonesia yang menjadi korban gempa dahsyat tersebut.

“Saya kira akan dipulangkan. Saya harap tidak ada korban WNI,” kata Sugiono  merespons perkembangan situasi pasca-gempa yang terjadi di Myanmar sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Kamis (3/4/2025).

Selain itu, Menlu juga berharap seluruh WNI yang ada di Myanmar dalam keadaan sehat dan baik. Menurutnya, tidak ada yang mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi pada WNI di negara lain.

Baca Juga: Menlu soal Gempa Myanmar:  Belum Ada Laporan Korban WNI, Kita Harap Dalam Kondisi Baik

“Kita semua berharap, warga negara kita yang ada di sana semua sehat-sehat dan baik-baik saja. Tidak ada yang mengharapkan hal-hal buruk kepada mereka,” ujar Sugiono.

“Ya, kalau misalnya ada korban, nanti kita sesuaikan. Kita pulangkan,” lanjutnya.

Sebelumnya seperti Kompas.tv memberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025) siang. Gempa ini berpusat di Sangaing, dekat Kota Mandalay yang merupakan kota terbesar kedua di Myanmar.

Sugiono menuturkan, akibat gempa tersebut ada sekitar 300 orang yang dinyatakan hilang. Selain itu, sebanyak 2.886 orang meninggal dunia dan 4.636 luka-luka akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Wamenaker Immanuel soal Kabar Prabowo Reshuffle Usai Lebaran: Menjawabnya Nggak Enak

“Sampai hari ini ada 2.886 korban jiwa dan 4.636 luka-luka. Sementara masih ada kurang lebih 300 orang yang dinyatakan hilang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Sugiono, Indonesia juga telah mengirimkan tim pasukan terdiri dari BNPB dan INASAR serta bantuan kemanusiaan berupa alat-alat kesehatan dan obat-obatan untuk membantu korban gempa di Myanmar

“Jumlah bantuan yang kita sampaikan kurang lebih ada 120 ton barang yang nilainya mencapai kurang lebih, 124 ton barang nilainya 1,2 juta dollar Amerika,” Menlu Sugiono.


 

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Kompas.com, Kompas TV




KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x