KOMPAS.TV - Puncak arus balik Lebaran diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 April 2025. Di sejumlah ruas tol, polisi menyiapkan skema contraflow hingga one way untuk memecah kepadatan arus.
Sementara itu, para pemudik yang menggunakan kapal di Pelabuhan Bakauheni menyiapkan 75 kapal dan 9 dermaga untuk arus balik Lebaran.
Lalu, apa saja yang perlu diwaspadai saat arus balik Lebaran?
Benarkah jumlah pemudik tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu?
Dan skema apa yang disiapkan agar pemudik yang kembali ke Jakarta tetap aman dan nyaman?
Kita akan membahasnya bersama sejumlah narasumber yang hadir melalui sambungan daring, yaitu Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Sugijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat (MTI), Djoko Setijowarno
Bergabung pula Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira serta Vice President Corporate Secretary Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo.
Baca Juga: Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik, Jasa Marga Siapkan Alat Transaksi Tambahan Hingga “One Way”
#arusbalik #pemudik #lebaran #jasamarga #celios
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.