Kompas TV regional jabodetabek

Nenek 72 Tahun di Bekasi Tewas dalam Kondisi Terikat, Diduga Korban Perampokan dan Pembunuhan

Kompas.tv - 11 Februari 2025, 21:04 WIB
nenek-72-tahun-di-bekasi-tewas-dalam-kondisi-terikat-diduga-korban-perampokan-dan-pembunuhan
Warga mengiringi pemakaman Bimih (72) yang diduga menjadi korban perampokan di kediamannya di Jalan Pulo Rengas RT 07 RW 03, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (10/2/2025) dinihari. (Sumber: TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra)
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Edy A. Putra

 

BEKASI, KOMPAS.TV - Seorang perempuan bernama Bimih (72) ditemukan tewas di rumahnya di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/2/2025). Dia diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cabangbungin AKP Basuni menduga para pelaku juga merusak kamera pemantau atau CCTV saat beraksi Senin. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi terikat.

“Saya sampaikan ada CCTV tapi tidak fungsi lagi, pas di lokasi kejadian itu CCTV dirusak oleh pelaku,” kata Basuni, Selasa (11/2/2025), dikutip Tribunnews.com.

Polisi telah memeriksa dua saksi terkait kasus dugaan perampokan dan pembunuhan di rumah yang juga merupakan toko kelontong tersebut.

"Dua saksi, masih baru dua," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Penembakan Bos Rental Mobil: 2 Anggota TNI AL Didakwa Pembunuhan Berencana

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, ada tiga orang yang mengendarai dua unit sepeda motor keluar dari toko korban.

"Saksi menegur satu dari tiga diduga pelaku keluar dari toko milik korban berlari ke arah sepeda motor, mereka melarikan diri menggunakan dua sepeda motor," katanya.

Saksi tersebut kemudian memberitahu hal itu kepada warga sekitar. Saat Bhabinkamtibmas bersama warga mendatangi toko korban, mereka melihatnya sudah tergeletak dalam kondisi terikat di bagian leher, kaki, dan tangan.

Menantu korban yang bernama Udin mengatakan ia pertama kali menerima informasi meninggalnya sang mertua dari putranya sekitar pukul 00.30 WIB.

Ia pun menuju toko kelontong. Setibanya di lokasi, ia mendapati korban tergeletak tak bernyawa di kamar dengan kondisi leher terikat.

Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Cabut Gugatan Perdata ke AKBP Bintoro, Ini Alasannya

Menurut Udin, pelaku juga merusak gembok rolling door toko. Lemari rumah dan lemari toko kelontong pun berantakan.

Dugaan perampokan disertai pembunuhan muncul karena kotak penyimpan rekaman empat CCTV di lokasi hilang.

Selain itu, uang dan ponsel milik korban lenyap. Namun, Udin mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang diduga dibawa kabur pelaku.


 




Sumber : Tribunnews.com




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x