AMBON, KOMPAS.TV - Umat Katolik di Ambon, Maluku melakukan doa bersama bagi kesembuhan Paus Fransiskus.
Selain doa bersama, penyalaan lilin juga dilakukan oleh para umat Katolik di kota tersebut.
Paus Fransiskus yang merupakan pemimpin umat Katolik dunia dilaporkan tengah mengalami sakit parah karena pneumonia.
Baca Juga: Paus Berjuang Melawan Pneumonia, Ahli Kacamata dan Penjual Es Krim Langganannya Ikut Kirimkan Doa
Bahkan kondisi sang Papa sempat kritis meski dilaporkan telah menunjukkan perkembangan yang positif.
“Umat Katolik di seluruh paroki di Kota Ambon melakukan doa bersama bagi kesembuhan Paus,” kata Ketua Seksi Komsos Keuskupan Amboina, RD Eman Do di Ambon, Kamis (27/2/2025), dikutip dari Antara.
“Doa di Paroki Katedral dipimpin Pastor Paul Kalkoi, berkat dan pengutusan oleh Uskup Diosis Amboina, Mgr Seno Ngutra,” tambahnya.
Ia melanjutkan, penyalaan satu lilin dan doa dilaksanakan serentak di setiap Gereja Katolik, Seminari, Rumah Biara di seluruh wilayah Keuskupan Amboina.
“"Hal tersebut dilakukan dengan satu intensi khusus mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus.,” tuturnya.
“Umat Katolik di seluruh dunia bersatu mendoakan kesembuhan Paus Fransiskus dan minta supaya Tuhan membantu para dokter dan tenaga medis untuk seluruh proses pengobatan, perawatan Paus Fransiskus,” sambungnya.
Menurutnya, doa bersama serentak itu dilakukan sebagai inisiatif Uskup Diosis Amboina Mfr Seno Ngutra.
Melalui penyalaan lilin dan doa bersama, umat memohon supaya Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan kepada Paus Fransiskus.
Baca Juga: Paus Fransiskus Tak Lagi Alami Krisis Pernapasan, Romo Markus: Sedikit demi Sedikit Alami Progres
Selain itu, agar selalu ada dalam peneguhan dan pengharapan Iman yang besar, bahwa Tuhan menghendaki semua orang mendapat kesembuhan dan keselamatan.
Menurutnya, mereka meyakini berdasarkan isi kitab suci, di mana dua, tiga orang percaya berkumpul, sepakat meminta kepada Tuhan, maka doa-nya akan didengar.
“Kami berharap kehendak Tuhan terjadi, doa umat didengar dan bapa suci Paus Fransiskus bisa melewati masa kritis dan mendapat pemulihan kesehatan kembali,” ujarnya.
Sumber : ANTARA
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.