> >

Fasilitasi Pertumbuhan Ekonomi Digital, Lazada Lanjutkan Gerakan AKAR Digital Indonesia Jawa Timur

Advertorial | 29 April 2022, 15:41 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Arumi Baschin saat membuka produk lokal yang dibeli di Lazada (Sumber: Dok. Lazada)

SIDOARJO, KOMPAS.TV – Sebagai bagian dari komitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Lazada memperkenalkan Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Digital Indonesia. Setelah dimulai di Jawa Barat, kali ini Gerakan AKAR Digital Indonesia mulai dijalankan juga di Jawa Timur.

Berdasarkan data Lazada, Jawa Timur menempati peringkat ke-5 untuk jumlah seller di Lazada. Jumlah seller di Jawa Timur bertambah 1,5 kali lebih cepat dibanding nasional. Jumlah tersebut selaras dengan pertumbuhan konsumen serta peningkatan penjualan seller hingga 90 persen selama 2021.

Data Lazada juga menunjukkan distribusi terbesar penjualan online Jawa Timur dipegang FMCG, seperti produk kecantikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga. Posisi ini disusul kategori general merchandise, seperti otomotif, dekorasi, dan perlengkapan dapur. Kategori fashion yang terdiri dari produk fashion wanita dan pria menempati posisi ketiga.

Baca Juga: LazEarth, Komitmen Lazada Dukung Sustainability Ekosistem Perdagangan Digital Ramah Lingkungan

Kehadiran Lazada sebagai platform e-commerce tidak hanya melahirkan banyak penjual online. Tersedianya banyak lapangan kerja baru seperti kurir, sorters, dan petugas warehouse juga membantu perputaran ekonomi khususnya di daerah.

Gerakan AKAR Digital Indonesia di Jawa Timur berfokus diantaranya pada peningkatan literasi e-commerce, baik dari sisi seller ataupun buyer. Melalui Lazada Club, UKM daerah tidak hanya dibimbing untuk bertransformasi ke online, tetapi juga didampingi meningkatkan kualitas produk dan pemasaran.

Acara Gerakan AKAR Digital Indonesia Jawa Timur yang diadakan di gudang Lazada Sidoarjo dihadiri Wagub Jawa Timur Emil Dardak dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur Arumi Baschin.

Selain disambut tim Lazada, Wagub Emil disambut perwakilan seller pemilik toko Gatio di Lazada, Fajar Bastian. Fajar, ketua komunitas penjual Lazada Club di Sidoarjo, Jawa Timur, memaparkan kondisi yang dialami selama berjualan online di Lazada.

Permasalahan yang sering dihadapi seller antara lain buyer kurang teredukasi terkait alamat sehingga menyulitkan pengiriman. Karena itu, edukasi terhadap buyer masih diperlukan guna memperlancar transaksi melalui platform digital.

Menurut Wagub Emil, buyer juga perlu berkontribusi untuk membangun ekosistem digital dan iklim e-commerce yang bagus dari dua sisi. Sebagai contoh, buyer dapat memberikan penilaian bintang lima saat puas dengan produk yang diterima.

Penulis : Adv-Team

Sumber : Kompas TV


TERBARU