> >

Berbekal Video Pendek Edukatif, Para Content Creator Ini Dapat Uang Puluhan Juta Rupiah!

Brandsight | 7 September 2022, 19:49 WIB
Dari kiri ke kanan: Sekretaris Lembaga LPS Dimas Yuliharto, Yuki Kato, Abdul Wahid selaku Juara 2 dan Nur Akmal Nasrullah sang juara CreaVid Competition. (Sumber: Dok. LPS)

Teknologi di sektor keuangan yang makin canggih seharusnya diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat makin terampil dalam mengelola keuangan serta mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan dengan baik.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga akhir Juni 2022, jumlah investor ritel di Pasar Modal Indonesia mencapai 9,1 juta mengalami pertumbuhan sebesar 21,68 persen dibandingkan posisi 30 Desember 2021. Uniknya, para investor didominasi generasi muda atau usia di bawah 30 tahun sebesar 59,72 persen dari keseluruhan jumlah investor.

Seiring dengan fenomena tersebut, para investor perlu memiliki pemahaman terkait instrumen keuangan serta mencegah perilaku investasi yang tidak sehat. Pasalnya, tidak sedikit investor yang ingin mendapat keuntungan tinggi tanpa mempertimbangkan risiko, aspek legalitas produk, serta logika.

Terlebih lagi, saat ini banyak generasi muda yang menjadi korban skema investasi ilegal dan transaksi crypto-asset dengan berbagai modus. Faktanya, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dan belum merata secara menyeluruh.

Sejumlah data dari lembaga keuangan menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia secara umum belum memahami dengan baik karakteristik berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan oleh lembaga jasa keuangan formal.

Kelompok masyarakat yang memiliki tingkat literasi keuangan rendah bahkan buta finansial didominasi mereka yang tinggal di wilayah pedesaan terutama daerah pedalaman.

Faktor penyebabnya antara lain keterbatasan teknologi dan kurangnya jangkauan terhadap produk dan layanan keuangan.

Baca Juga: LPS CreaVid Sukses Bangkitkan Kreativitas Generasi Milenial dalam Literasi Keuangan Masyarakat

Rendahnya literasi keuangan masyarakat dapat berdampak buruk, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai contoh, individu dengan literasi keuangan rendah akan sulit mengambil keputusan dalam upaya mencapai kesuksesan finansial. Bahkan, tak jarang kelompok tersebut rentan terkena penipuan atau investasi bodong.

Di sisi lain, banyak orang yang terjebak dalam jeratan utang akibat ketidakmampuan mengelola keuangan serta kurangnya persiapan finansial.

Jika kondisi tersebut berlangsung secara terus menerus, tentunya akan meningkatkan risiko gagal bayar, penjualan aset, hingga kebangkrutan.

Cara Meningkatkan Literasi Keuangan 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan guna meningkatkan literasi keuangan, baik secara individu ataupun berkelompok. Anda dapat memulainya dari cara yang paling simpel hingga cara kreatif agar minat masyarakat mempelajari literasi keuangan makin tinggi. Selain membuat video edukatif seperti Akmal, Anda bisa mencoba cara-cara di bawah ini.

Menyiapkan Perencanaan Keuangan

Untuk memudahkan pengelolaan keuangan, Anda dapat membuat anggaran dengan mencatat jumlah pendapatan dan pengeluaran per bulan. Anda bisa membuat anggaran secara manual atau digital melalui aplikasi.

Buat anggaran sesuai kebutuhan Anda, misalnya mencakup pendapatan, biaya tetap, pengeluaran, dan tabungan. Dengan begitu, Anda dapat melacak stabilitas keuangan yang dapat membantu Anda mengambil keputusan finansial.

Mempelajari Literasi Keuangan Secara Mandiri

Anda bisa mulai berkomitmen untuk mempelajari literasi keuangan pribadi secara santai minimal 30 menit dalam seminggu. Selain membaca buku dan artikel terkait, Anda dapat menonton video edukasi dan mengikuti berbagai seminar bertema literasi keuangan.

Terlebih lagi saat ini sudah banyak kelas pelatihan perencanaan keuangan hingga investasi yang dapat diikuti secara daring.

Berdiskusi dan Berkonsultasi ke Profesional

Selain mempelajari sendiri, Anda dapat berdiskusi tentang literasi keuangan dengan orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan dan teman.

Penulis : Meirna-Larasati

Sumber : Kompas TV


TERBARU