> >

Pertamina Teruskan Jejak Percepatan Energi Terbarukan di Kampung Keberagaman Merbabu Asih, Cirebon

Advertorial | 1 Oktober 2023, 20:21 WIB
Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono memberikan sambutan saat acara Serah Terima Sertifikat Tanah Asset Recovery PT Pertamina (Persero) A. Yani Surabaya bersama Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang berlangsung di di Exlounge Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (29/09/2023). (Sumber: Dok. Pertamina)

 

CIREBON, KOMPAS.TV - Sebagai Kampung Proklim (Program Kampung Iklim), masyarakat Kampung Keberagaman Merbabu Asih, RW 08, Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, Jawa Barat telah memanfaatkan Energi Terbarukan dalam kegiatan perekonomian dan lingkungan warga sekitar.

 

Manfaat ini dirasakan melalui instalasi energi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari (DEB) PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Panel surya ini telah mendukung beragam kegiatan perekonomian masyarakat Kampung Keberagaman seperti kegiatan membatik ProKlim, pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), budidaya hidroponik, dan pembuatan biopori dan zona oksigen, serta bank sampah. 

R. Ery Ridwan selaku Head Communication, Relation, & CID Zona 5 PHE ONWJ Subholding Upstream Pertamina Regional Jawa mengatakan manfaat yang dirasakan ini sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Kampung Keberagaman memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan, khususnya dari hal kebutuhan energi. Oleh karena itu, pemasangan panel surya ini dilakukan. Selain itu memenuhi kebutuhan energi, hal ini juga dapat terus mempercepat transisi energi terbarukan, hingga menciptakan kemandirian energi dan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Ery.

Baca Juga: Proyek Terbesar Sepanjang Sejarah Pertamina, Progres RDMP Balikpapan Capai 82 Persen

Pembangkit listrik tenaga surya ini memiliki kapasitas 3,72 kWp yang memiliki baterai lithium sebesar 5 kWh mampu mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 4.800 kgCO2eq/tahun.

Tak hanya itu, energi terbarukan ini juga mampu menghemat sebanyak Rp 7,8 Juta per tahun untuk biaya listrik masyarakat lokal.

Penulis : Adv-Team

Sumber : Kompas TV


TERBARU