> >

Kadin Gandeng Shopee untuk Dorong Digitalisasi UMKM

Ekonomi dan bisnis | 15 Juni 2021, 21:37 WIB
Menkop & UKM Teten Masduki, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Mendag Muhammad Lutfi, Wakil Ketua Umum KADIN Arsjad Rajid, dan Direktur Shopee Indonesia Handika Jahja saat diskusi UMKM Indonesia Menuju Pasar Global. (Sumber: Kontan.co.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Shopee Indonesia bekerja sama dalam mendorong sinergi antara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan marketplace.

Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan meningkatkan ekspor UMKM. 

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan, berbagai stimulus yang telah diberikan kepada UMKM di masa pandemi ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah agar mereka bisa bertahan.

Dengan dukungan itu, diharapkan masalah yang dihadapi UMKM sifatnya hanya sementara, tidak permanen. 

“Diharapkan UMKM bisa kembali bergairah untuk ikut menopang perekonomian nasional. Di samping dorongan dari pemerintah, UMKM dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai marketplace seperti Shopee Indonesia,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, Selasa (15/6/2021).

Ia menilai kontribusi ekspor UMKM terhadap perekonomian nasional bisa terus ditingkatkan. Kontribusinya baru menyumbang sekitar 14,3 persen, atau dengan kata lain belum optimal. 

Baca Juga: Kadin Khawatir Kenakan PPN atas Hasil Pertambangan Malah Jadi Beban Perekonomian dalam Negeri

Sejalan dengan hal itu, Shopee Indonesia memiliki misi yang sama dengan pemerintah dalam hal memperkuat UMKM.

Saat ini, Shopee telah menjadi rumah bagi 4 juta lebih penjual di Indonesia. 

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja, mengatakan beberapa program yang dimiliki dan telah dijalankan oleh Shopee memiliki tujuan yang sama dengan pemerintah yaitu, membesarkan UMKM. 

“Sebagai platform e-commerce yang dekat dengan masyarakat, kami terus memperkuat serta mempersiapkan UMKM melalui berbagai program dan inovasi seperti program digitalisasi di Jawa Barat yang menyasar hingga 5000 desa hingga Kampus Ekspor Shopee pertama di Solo untuk untuk mempersiapkan lebih banyak UMKM yang Go Ekspor,” katanya. 

Baca Juga: Iklan Shopee Ini Dinilai Netizen Ikut Menyebabkan Misinformasi antara Kurir dan Pembeli saat COD

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU