> >

Pelita Air Gabung Holding BUMN Pariwisata Tahun Ini, Garuda Belum

Bumn | 9 Februari 2022, 11:52 WIB
Pelita Air akan bergabung dengan holding penerbangan dan pariwisata InJourney di tahun ini. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pelita Air Service (PAS) tahun ini akan bergabung dengan holding aviasi dan pariwisata, atau PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Sehingga, PAS tidak lagi berada di bawah naungan manajemen Pertamina.

PAS diharapkan bisa mengisi kekosongan jumlah pesawat di tanah air, akibat maskapai merugi selama pandemi.

"Airlines ini kita akan melakukan launching airlines di medium service tahun 2022 ini yaitu Pelita Air Service, kita akan masuk ke dalam medium service airlines," kata Direktur Utama InJourney Dony Oskaria dalam Rakernas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia  (PHRI), Rabu (8/2/2022).

"Kita harapkan ini akan mengisi kekosongan jumlah airlines atau jumlah pesawat yang akan menghubungkan Indonesia pasca pandemi ini, di mana banyak airlines menghadapi turbulensi. Kita harapkan dengan kehadiran Pelita Air Service ini tidak mengganggu jumlah trafik, yang nanti mengisi melakukan mobilitas," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Garuda Temui Kemnaker Soal PHK Karyawan, Dirut: Belum Ada Agenda

Pelita Air awalnya hanya melayani penyewaan pesawat (air charter) saat didirikan pada tahun 1970, dengan nama Permina Air Service.

PAS berdiri di bawah manajemen langsung Pertamina, untuk memenuhi kebutuhan transportasi internal perusahaan. Lalu dikembangkan menjadi maskapai yang menyediakan layanan penyewaan pesawat bagi perusahaan lain.

Kini Pelita Air berada di bawah manajemen PT Pelita Air Service (PAS). Pada perkembangannya, di awal dekade 2000-an, Pelita Air mencoba melakukan layanan penerbangan umum domestik dengan nama Pelita AirVenture, tetapi ditutup setelah 2 tahun.

Pelita Air Service kini memiliki basis udara (air base) di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, dan memiliki Bandar Udara Pondok Cabe. Saat ini Pelita Air memiliki 32 armada.

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk CEO Dentsu Jadi Direktur Marketing InJourney, Ini Alasannya

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber :


TERBARU