> >

Gubernur NTB: Bukan Wajibkan ASN Beli Tiket MotoGP, Tapi Diberi Diskon 10 Persen atau Lebih

Kebijakan | 3 Maret 2022, 22:29 WIB
Para pebalap saat melakoni tes pramusim MotoGP Mandalika 2022, Jumat (11/2/2022) di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB (Sumber: Tribun Lombok/Reza Eka Adi Nugraha)

MATARAM, KOMPAS.TV –  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah membantah adanya informasi kewajiban bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di provinsinya agar membeli tiket MotoGP di Sirkuit Mandalika.

"Hari-hari ini heboh tentang ASN yang diwajibkan nonton MotoGP dengan diskon 10 persen. Mungkin Pak Sekda saya terlalu bersemangat agar MotoGP ini meriah dan sukses, sehingga menyampaikan berita ini ke publik," ujarnya di Mataram, NTB, Kamis (3/3/2022), dilansir dari Antara.

Menurut Zulkieflimansyah, kebijakan tersebut belum final dan hanya sebagai ide untuk penjualan tiket.

"Kebijakan ini belum final," tegasnya.

Ia mengatakan, tidak ada kewajiban ASN membeli tiket MotoGP.  

Namun, usaha Pemprov NTB, ASN dapat diberi diskon 10 persen jika ingin menonton MotoGP pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Baca Juga: Batasi Tarif Hotel Jelang MotoGP, Gubernur NTB: Jangan Ugal-ugalan!

Rupanya, tidak hanya ASN, Gubernur NTB juga tengah berupaya bernegosiasi ke ITDC maupun MGPA agar masyarakat NTB juga diberi diskon tiket MotoGP.

"Kami sedang dalam proses negosiasi, bukan hanya untuk ASN, tetapi untuk seluruh masyarakat NTB agar memperoleh diskon yang jauh lebih besar dari 10 persen, sehingga banyak yang bisa menonton dan tidak memberatkan," katanya.

Sebelumnya, beredar kabar, untuk meningkatkan penjualan tiket, ASN di NTB diwajibkan untuk menonton MotoGP dengan membeli tiket.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU