> >

Ada Dugaan Kebocoran, PLN Pastikan Data Pelanggan Aman dan Layanan Normal

Bumn | 20 Agustus 2022, 06:10 WIB
Logo PLN. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah munculnya dugaan kebocoran 17 juta data pelanggan, PLN memastikan data pelanggan dalam kondisi aman dan layanan berjalan normal.

Juru Bicara PLN Gregorius Adi Trianto menegaskan, data yang beredar adalah data replikasi, bukan data transaksional aktual dan sudah tidak update.

"Kami pastikan server data milik PLN aman dan tidak dimasuki pihak lain. Data transaksi aktual pelanggan aman,” kata Gregorius seperti dikutip dari Antara, Jumat (19/8/2022).

Walaupun bukan data transaksi aktual, PLN tetap menginvestasi beredarnya data replika tersebut.

Baca Juga: 17 Juta Data Informasi Pelanggan PLN Diduga Bocor dan Diperjualbelikan, Ini Penjelasan PLN

 

Ia menjelaskan, data pelanggan tetap aman karena PLN menerapkan keamanan berlapis bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Tindakan pengamanan yang sangat ketat itu untuk memperkuat dan melindungi data pelanggan.

"Kami sedang melakukan investigasi atas user-user yang terotorisasi dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bilamana ditemukan indikasi pelanggaran hukum menyangkut kerahasiaan data perusahaan,” ujar Gregorius.

Sebelumnya, tangkapan layar breached.to terkait data PLN yang bocor sempat beredar ke publik dan media sosial pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Akun bernama Loliyta itu mengunggah lebih dari 17 juta data PLN dengan field ID, ID pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, tipe energi, kWh, nomor meteran, hingga tipe meteran.

Baca Juga: Kominfo Siap Audit Dugaan Kebocoran Data 17 Juta Pelanggan PLN, Siapkan Sanksi Mulai dari Teguran

Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan pihaknya masih menelusuri dan mendalami lebih lanjut dugaan kebocoran data pelanggan PLN.

"Setelah mendapatkan berita itu, kami langsung melakukan pengecekan. Jadi, saat ini Kominfo sedang mendalami terkait dugaan kebocoran data itu, dan nanti kami akan sampaikan jika sudah ada hasil atau temuan sementara dari dugaan kebocoran data itu," tutur Dedy.

Penulis : Dina Karina Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Antara


TERBARU