> >

Waktu Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa Selama Ramadan Menurut Pakar UGM, Hindari Pagi Hari!

Kesehatan | 10 April 2023, 08:27 WIB
Ilustrasi Muslimah berolahraga. Pakar kesehatan UGM menyarankan umat Islam yang sedang berpuasa Ramadan untuk berolahraga pada waktu yang tepat agar tubuh tidak lemas, Kamis (6/4/2023). (Sumber: Freepik)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar Gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Arjuna, menerangkan waktu yang tepat dan waktu yang sebaiknya dihindari untuk berolahraga saat puasa, khususnya puasa Ramadan yang saat ini sedang dijalankan oleh umat Islam.

Meski bertujuan untuk menyehatkan tubuh, olahraga saat berpuasa harus dilakukan pada waktu yang tepat agar tidak membahayakan kesehatan.

Ahli gizi UGM ini menekankan pentingnya pengelolaan waktu berolahraga saat berpuasa. 

Tony menyebut, tubuh melewati fase adaptasi ketika seseorang berolahraga saat sedang berpuasa. Olahraga pun tidak bisa dilakukan seperti ketika sebelum berpuasa karena tubuh memerlukan waktu untuk melakukan penyesuaian.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Menu Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa

Ia menjelaskan, saat seseorang tidak berolahraga sama sekali pada hari pertama dan kedua puasa Ramadan, lapar yang dirasakan akan berbeda dengan hari setelahnya. Sebab, pada fase awal tersebut tubuh mengalami defisit kalori yang cukup signifikan.

“Jadi, otomatis akan berbeda kondisinya ketika di awal puasa. Setelah bertahap menyesuaikan baru kita mulai meningkatkan intensitasnya di tengah-tengah,” ucap dosen senior di Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM itu dilansir dari laman UGM, Kamis (6/4/2023).

Waktu yang tepat untuk olahraga saat berpuasa

Tony menerangkan, setidaknya ada dua waktu yang tepat untuk berolahraga selama bulan Ramadan.

Pertama, sekitar 30 menit hingga 1 jam menjelang waktu berbuka puasa. Kedua, setelah ibadah salat tarawih atau sekitar pukul 20.00.

“Saat berpuasa kalau mau melakukan olahraga idealnya saat dekat-dekat dengan waktu buka, 30 menit sampai 1 jam sebelum berbuka atau setelah tarawih,” kata laki-laki yang menyandang gelar doktoral dari University of Adeleide Australia itu.

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/ugm.ac.id


TERBARU