> >

Airlangga soal Eskalasi Konflik Iran-Israel: Geopolitik Belum Ada Apa-Apa, Kita Tenang Saja

Ekonomi dan bisnis | 18 April 2024, 21:18 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah Indonesia menilai eskalasi konflik Israel-Iran tidak berpotensi meluas. Hal itu berdasarkan beberapa kajian yang dilakukan pemerintah sejak Iran menyerang Israel. (Sumber: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah Indonesia menilai eskalasi konflik Israel-Iran tidak berpotensi meluas.

Hal itu berdasarkan beberapa kajian yang dilakukan pemerintah sejak Iran menyerang Israel.

Pertimbangan pertama adalah adanya pernyataan dari beberapa negara Barat yang tidak mau terlibat.

Kemudian negara yang secara geografis dekat dengan Iran dan Israel juga menekankan adanya deeskalasi. Seperti Mesir, Yordania, dan Arab Saudi.

Pertimbangan kedua, pernyataan Sekjen PBB yang meminta semua pihak untuk menahan diri.

Sedangkan Iran sebelumnya menunggu pernyataan resmi PBB.

Baca Juga: Satgas PASTI OJK Blokir 602 Pinjol Ilegal, Pinpri, dan Investasi Bodong

“Para pemimpin relatif sama dari sisi deeskalasi. Potensi disrupsi yang kita lihat dari sisi logistik, supply chain, dan kepentingan yang ada di Selat Hormuz. Kita tahu Selat Hormuz itu penting untuk jalur perdagangan minyak. 30 persen jalur perdagangan minyak ada di sana. Tapi Amerika Serikat juga punya pangkalan militer di Qatar,” kata Airlangga dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

“Jadi karena geopolitik belum ada apa-apa ya kita tenang-tenang saja,” tambahnya.

Ia menyampaikan, kepercayaan investor terhadap ketahanan ekonomi Indonesia juga baik. Dimana pertumbuhan RI tahun ini diperkirakan sebesar 5,1%, sedangkan global 3,1%.

Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya

Sumber :


TERBARU