> >

Berita Heboh Pekan Ini: Raffi Ahmad Dituding Pencucian Uang hingga Valuasi RANS Sentuh Rp 3 T

Selebriti | 7 Februari 2024, 02:00 WIB
Presenter Raffi Ahmad (Sumber: Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Raffi Ahmad disebut menerima ratusan miliar rupiah yang berasal dari dana kejahatan korupsi. Tudingan ini disebut pertama kali disebutkan oleh National Corruption Watch (NCW).

NCW mengeklaim telah menerima beberapa dugaan tindakan cuci uang yang dilakukan Raffi Ahmad.

Baca Juga: Hotman Paris Bela Raffi Ahmad soal Tudingan Pencucian Uang: Jangan Sembarangan Menuduh

"Kami telah menerima beberapa dugaan tindakan pencucian uang yang dilakukan oleh saudara Raffi Ahmad dengan nilai yang fantastis," kata Ketua Umum DPP National Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna seperti dikutip, Jumat (2/2/2024) dalam akun Tiktok @nationalcorruptionwatch2.

Tudingan itu sejatinya sudah dibantah Raffi Ahmad. Raffi sebenarnya enggan menjawab hal tersebut karena sudah muak. Namun karena banyak klien yang bertanya, akhirnya Raffi Ahmad memberikan klarifikasi.

"Mungkin sekarang tahun politik, aku kan bukan politikus, cuma mendukung salah satu paslon jadi ada yang suka dan tidak suka mungkin," seru Raffi Ahmad mengutip Wartakotalive kala ditemui di Rans Entertainment kawasan BSD, Kamis Malam (1/2/2024).

"Sebenarnya saya tidak mau jawab isu ini. Cuma aku merasa fitnah ini sudah keterlaluan sekali. Banyak klien yang nanya juga," katanya.

Di lain kesempatan, pada Februari 2023, Raffi Ahmad membeberkan nilai valuasi RANS Entertainment. Kala itu Raffi bahkan berniat untuk IPO.

Baca Juga: Hotman Paris: Raffi Ahmad Sehari Syuting Rp 150 Juta, Setahun Bisa Beli Puluhan Lamborghini

“Kita sedang proses, mudah-mudahan RANS to the moon. Ini juga salah satu perlahan-lahan. Kita memperkenalkan partner-partner kita, ini baru sebagian, belum setengahnya. Jadi targetnya kita mau IPO, ya sabar aja. Kita lagi memperkuat infrastrukturnya," kata Raffi Ahmad mengutip Kompas.com di kawasan Sudirman kala itu.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU