> >

5 Peristiwa Penting 19 Agustus: Usai Merdeka, PPKI Tancap Gas Susun Kelengkapan Negara Indonesia

Discography | 19 Agustus 2021, 05:35 WIB
Rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945. (Sumber: foto IPPHOS via Kompas.id)

SOLO, KOMPAS.TV- Hari ini jatuh pada tanggal 19 Agustus. Tentu banyak peristiwa penting yang terjadi pada tanggal tersebut baik di dalam maupun luar negeri. 

Untuk dalam negeri, tentunya dua hari pasca kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia mulai melengkapi diri dengan kelengkapan sebagai sebuah negara. 

Adapun luar negeri, ada Afghanistan yang baru saja berganti komando kepemimpinan setelah Taliban mengambil alih dari pemerintahan Presiden Ashraf Ghani pasca penarikan mundur tentara Amerika Serikat, ternyata merdeka pada tanggal 19 Agustus 1919.

Selain kedua peristiwa tadi, masih ada sejumlah peristiwa penting lainnya yang terjadi pada 19 Agustus:

Baca Juga: Sehari setelah Kemerdekaan Indonesia, Ini 5 Peristiwa Penting pada 18 Agustus

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut peristiwa-peristiwa tersebut:

1. Afghanistan Merdeka

Peta wilayah Afghanistan. (Sumber: BBC )

Hanya berbeda dua hari dari Kemerdekaan RI, Afghanistan juga merdeka pada bulan ini.

Tepatnya pada 19 Agustus 1919.

Negara ini merdeka dari Britania Raya. Afganistan, adalah negara yang terkurung daratan yang terletak di Asia Selatan dan Asia Tengah.

Negara ini berbatasan dengan Pakistan di selatan dan timur ada Iran, di barat ada Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan di utara dan Tiongkok jauh di timur laut.

Wilayahnya meliputi 652.000 km², menjadikannya negara terbesar ke-41 di dunia.

Pascakemerdekaan, Afganistan kerap berganti-ganti sistem pemerintahannya.

Afganistan berkembang dan kemudian bergabung menjadi negara anggota PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Grup 77 (G77), Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO) dan Gerakan Non-Blok (GNB). 

Ekonomi Afganistan berada di peringkat 108 di dunia dengan PDB sekitar USD64,08 miliar. 

Saat ini negara tersebut tengah mengalami pergantian kekuasaan.

Setelah lebih dari lebih dari 10 tahuntak berkuasa karena datangnya pasukan AS, Taliban kembali memegang kekuasaan yang menyebabkan Presiden Ashraf Ghani pergi meninggalkan negara tersebut. 

Baca Juga: Tak Hanya Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 5 Peristiwa Penting Ini juga Terjadi pada 17 Agustus

2. Kelengkapan Negara Indonesia Mulai Disusun

Rapat PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.( (Sumber: Osman Ralliby/ Dokumentasi Historica via Kompas.com)

Gerak cepat langsung dilakukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pasca proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus.

Setelah menunjuk Presiden dan Wakil Presiden pada 18 Agustus, PPKI mulai menyusun alat kelengkapan negara. 

Tepatnya 19 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang kedua dan membentuk Pemerintahan Daerah.

Saat itu, Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi yang dipimpin seorang gubernur.

Daerah itu terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Sumatera).

Selain itu, PPKI juga membentuk membentuk Komite Nasional (Daerah), membentuk 12 Kementerian dan 4 Menteri Negara dan menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4 menteri negara.

Ditambah pula mengangkat beberapa pejabat tinggi negara mulai dari Ketua Mahkamah Agung, Jaksa Agung, Sekretaris negara, dan Juru bicara negara.

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting 16 Agustus: Peristiwa Rengasdengklok, Momen Sejarah Sehari Jelang Kemerdekaan

3. Pemerintahan Mohammed Mossadegh di Iran Tumbang

Mohammad Mosaddeq (Sumber: britannica.com)

Tanggal 19 Agustus 1953 saat terjadinya Perang Dingin, CIA membantu penggulingan pemerintahan Mohammed Mossadegh di Iran 

Akhirnya Mohammed Mossadegh di digantikan kembali oleh Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Para perang dingin ini, terjadi ketegangan politik dan militer antara Dunia Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya, dengan Dunia Komunis, yang dipimpin oleh Uni Soviet beserta sekutu negara-negara satelitnya.

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting pada 15 Agustus: Kosongnya Kekuasaan di Indonesia saat Jepang Menyerah ke Sekutu

4. Terbakarnya Saudi Arabian Airlines, 301 Orang Meninggal

Sebuah pesawat Airbus A330 milik maskapai penerbangan Saudi Arabia Airlines mendarat darurat di Jeddah, Senin (21/5/2018) malam. (Sumber: tribunjogja.com)

Pesawat Lockheed L-1011, maskapai Saudi Arabian Airlines penerbangan 163, mengalami kecelakaan di Bandara Riyadh, Arab Saudi, pada 19 Agustus 1980. 

Akibatnya, seluruh penumpang di dalam pesawat tersebut meninggal dunia.

Ada 287 penumpang dan 14 awak yang meninggal akibat peristiwa itu.

Lockheed L-1011, merupakan maskapai penerbangan rute Karachi, Pakistan, menuju Riyadh, Arab.

Namun, pada saat mendarat, bagian dalam kargo pesawat terbakar. 

Seluruh penumpang di dalam pesawat terjebak tidak bisa keluar hingga meninggal dunia.

Total, ada 301 korban jiwa dalam insiden itu.

Hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah Arab Saudi.

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting pada 12 Agustus, Salah Satunya Fosil Tyrannosaurus Rex Ditemukan

5. Markas PBB Diteror Bom Mobil, Diplomat asal Brazil Tewas

Ilustrasi ledakan bom mobil. Kehancuran di lokasi ledakan bom mobil yang menghancurkan pasar di Baghdad, Minggu (8/1/2017). Serangan ini menewaskan 13 orang dan puluhan lainnya terluka. (Sumber: AFP PHOTO / SABAH ARAR via kompas.com)

Sebuah bom mobil meledak di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) daerah Irak pada 19 Agustus 2003. Wakil Istimewa PBB, Sergio Vieira de Mello dan 21 orang lainnya menjadi korban tewas akibat aksi teror bom tersebut.

Tak hanya itu, 100 orang yang berada di dekat lokasi dikabarkan juga terluka. Pelaku pengeboman diduga adalah Jamaat at-Tauhid wal Jihad. 

Mereka melakukan serangan dengan menggunakan truk berisi bom.

Abu Musab Zarqawi yang merupakan pemimpin organisasi teroris Al-Qeda, mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. 

Baca Juga: 5 Peristiwa Penting pada 10 Agustus: Peresmian Candi Borobudur Usai Dipugar

Penulis : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/berbagai sumber


TERBARU