> >

Saudi Arabia Nyatakan Ingin Akhiri Konflik Yaman, Sekjen PBB Sambut Baik

Kompas dunia | 23 Maret 2021, 17:28 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres (Sumber: XInhua)

NEW YORK, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, pada Senin (22/03/2021) menyambut baik inisiatif Arab Saudi untuk mengakhiri konflik di Yaman, ungkap juru bicaranya, Farhan Haq, seperti dilansir Xinhua, Selasa (23/03/2021)

"Kami menyambut baik pengumuman hari ini (Senin) oleh Kerajaan Arab Saudi terkait niat mereka dalam melaksanakan sejumlah langkah untuk membantu mengakhiri konflik di Yaman, yang sejalan dengan inisiatif PBB," ujar Farhan Haq, Wakil Juru Bicara Guterres.

"Kami juga menyambut baik dukungan Saudi dalam upaya PBB."

Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths telah berupaya mengamankan gencatan senjata nasional, membuka bandara Sana'a untuk lalu lintas udara sipil, memungkinkan bahan bakar dan komoditas tambahan memasuki Pelabuhan Hodeidah, serta melanjutkan proses politik untuk mengakhiri konflik.

"Tidak diragukan lagi bahwa setiap upaya harus dilakukan demi mengakhiri konflik di Yaman dan mengatasi penderitaan rakyat Yaman, dan PBB berharap dapat melanjutkan upayanya dengan pihak-pihak yang terlibat guna mencapai tujuan ini," tutur Haq.

Baca Juga: Menteri Kepegawaian Yaman Selamat dari Serangan Bom, Belum Ada yang Mengaku Bertanggung Jawab

Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan mengatakan kepada para wartawan inisiatif Arab Saudi meliputi gencatan senjata yang komprehensif di seluruh wilayah Yaman di bawah pengawasan PBB, seperti dilaporkan kantor berita negara tersebut, Saudi Press Agency, pada Senin, (22/03/2021)

Proposal itu juga memastikan deposit pajak dan pendapatan bea cukai dari kapal-kapal yang mengangkut produk turunan minyak ke Pelabuhan Hodeidah dimasukkan ke dalam rekening bersama Bank Sentral Yaman di Hodeidah.

Juru bicara tersebut menyampaikan Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Yaman David Gressly mengunjungi Marib pada akhir pekan untuk melihat dampak kemanusiaan dari pertempuran yang baru terjadi akibat gerak ofensif pemberontak Houthi.

Baca Juga: Kelaparan di Yaman Hanya Kumpulkan Bantuan 1.7 dari 3.85 Miliar Dollar AS, Sekjen PBB: Mengecewakan!

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU