> >

Banyak WNI yang Positif Covid-19 usai Kembali dari Turki, Begini Kondisi Pandemi di Negara Itu

Kompas dunia | 9 Januari 2022, 17:07 WIB
Ilustrasi. Perkembangan kasus Covid-19 di Turki semakin menunjukkan tingkat mengkhawatirkan dari hari ke hari. Turki mencatat 66.000 lebih kasus baru Covid-19 pada Sabtu (8/1/2022) lalu. (Sumber: EPA-EFE/SEDAT SUNA)

ANKARA, KOMPAS.TV - Perkembangan kasus Covid-19 di Turki semakin menunjukkan tingkat mengkhawatirkan dari hari ke hari.

"Turki mengonfirmasi, lebih dari 66.000 kasus Covid-19 baru pada hari Sabtu (8/1/2022)," kata Kementerian Kesehatan Turki, dikutip dari media setempat, Anadolu Agency, Minggu (9/1/2022).

Kementerian Kesehatan Turki mencatat 66.237 kasus baru pada Sabtu, 141 kematian terkait virus corona, dan 34.592 kasus sembuh dalam sehari terakhir.

Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan, pemerintah Turki pun melakukan 418.264 tes virus Corona selama 24 jam terakhir ini.

Baca Juga: Kronologi Ashanty dan 14 Penumpang Pesawat dari Turki Positif Covid-19

Selain itu, laju vaksinasi Covid-19 pun terus digenjot oleh pemerintah Turki. Hingga kini, Turki telah menyuntikkan 135,99 juta dosis sejak program imunisasi dimulai pada Januari 2021 lalu.

Angka tersebut meliputi 57,06 juta orang telah mendapatkan suntikan pertama, 51,87 juta orang dengan dosis lengkap, serta 21,41 juta orang yang sudah menerima dosis ketiga atau booster.

Namun, dari laporan di atas, dapat diketahui bahwa angka vaksinasi tersebut tidak menjamin terbebasnya Turki dari lonjakan kasus Covid-19.

Terlebih, saat ini infeksi virus Corona varian Omicron sedang menyerbu daratan Eropa, tak terkecuali Turki.

Baca Juga: Kemenkes Ungkap Alasan Mengapa Mereka yang Liburan ke Turki Banyak yang Terinfeksi Omicron

Akibatnya, penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron dari Turki mulai menjadi perhatian banyak negara, termasuk Indonesia.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya menyampaikan, penyanyi Indonesia, Ashanty, terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron setelah berlibur ke Turki.

Hingga Jumat (7/1/2022) lalu, Turki menjadi salah satu negara, tempat orang repatriasi bepergian, yang menjadi penyumbang kasus Covid-19 varian Omicron terbanyak di RSDC Wisma Atlet, Jakarta.

Yang dimaksud orang repatriasi yaitu warga negara Indonesia (WNI) yang menjalani karantina karena positif Covid-19 usai bepergian dari luar negeri.

Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kolonel Mintoro Sumego, Jumat, menyebutkan, ada 90 persen orang repatriasi dari 1.422 pasien di RSDC Wisma Atlet hingga sejauh ini.

"Dari Malaysia terbanyak ada 49, dari Uni Emirat Arab ada 12, dari Turki ada 16, dari Amerika Serikat ada 11, dan dari negara-negara lainnya di bawah 10 orang," kata Mintoro, dikutip dari Kompas.com.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Anadolu Agency


TERBARU