> >

Erdogan Dikabarkan Telepon Presiden Iran, Ada Apa Ya?

Kompas dunia | 23 Januari 2022, 14:07 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menelepon Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Sabtu (22/1/2022). (Sumber: Laman web resmi presiden Iran)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menelepon Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Sabtu (22/1/2022) malam waktu setempat.

Keduanya membahas hubungan bilateral, regional, dan penguatan kerja sama dan koordinasi antara Ankara dan Teheran.

"Republik Islam Iran memiliki visi jangka panjang dan komprehensif dalam hubungan dan kerja sama dengan Turki dan kami menyambut rencana kerja sama strategis dengan Turki," ungkap Presiden Raisi seperti dikutip dari laman resmi Presiden Iran.

Dalam pembicaraan lewat sambungan telepon itu, Raisi disebut menekankan pentingnya untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara sebagai satu-satunya cara menuju keamanan dan stabilitas di kawasan.

Baca Juga: Iran, Rusia dan China Gelar Latihan Perang Bersama, Ada Apa?

Sementara Erdogan disebut tertarik untuk mengunjungi Teheran segera dan mengatakan Ankara telah menyiapkan sejumlah kerja sama ekonomi dengan Iran.

"Turki menganggap Iran sebagai penyuplai energi yang dapat diandalkan dan ingin meningkatkan level kerja sama dengan Teheran," kata Erdogan seperti dilansir laman web kepresidenan Iran.

Selain itu, Erdogan disebut berharap agar pertemuan Presiden Raisi dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pekan ini, membuahkan hasil dan berdampak baik bagi negara-negara lainnya.

Baca Juga: Situasi Ukraina Memanas, Erdogan Undang Putin dan Zelensky Mediasi ke Turki

Menurut pernyataan yang dirilis Direktorat Komunikasi Turki seperti dilansir Anadolu Agency, Erdogan mengatakan kepada Raisi bahwa persiapan untuk pertemuan Dewan Kerja Sama Tingkat Tinggi dan kesepakatan-kesepakatan yang akan ditandatangani, masih terus berlangsung.

Pertemuan tersebut dijadwalkan digelar di Teheran dalam waktu dekat.

Erdogan juga mengungkapkan keinginan Turki menjadi tuan rumah bagi pertemuan antara tiga negara Kaukasus - Armenia, Azerbaijan, dan Georgia- dan tiga negara tetangga mereka - Turki, Rusia, dan Iran.

Penulis : Edy A. Putra Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU