> >

Ini Jawaban Lengkap Pemerintah Singapura Terkait Penolakan Abdul Somad

Kompas dunia | 18 Mei 2022, 18:02 WIB
Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah pada acara Tabligh Akbar di Serpong, Tangerang, Selatan, Banten, Rabu (11/5/2022). (Sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Singapura melalui Kementerian Dalam Negeri dan Hukum menjabarkan alasan terkait penolakan Abdul Somad Batubara dan rombongan.

Dalam situs resmi Kemendagri dan Hukum Singapura menjelaskan tiga poin alasan penolakan Abdul Somad atau yang dikenal Ustaz Abdul Somad (UAS) ke negeri Singa.

Berikut pernyataan lengkap Kemendagri dan Hukum Singapura terkait penolakan UAS dan rombongan;

Baca Juga: KBRI Kirim Nota Diplomatik pada Singapura Buntut Tolak UAS, Ustaz Abdul Somad

Pertama, Kemendagri dan Hukum Singapura mengkonfirmasi kedatangan Abdul Somad di pelabuhan Tanah Merah pada Senin (16/5/2022) dari Batam, bersama enam pendamping.

Penolakan Abdul Somad bersama enam pendamping perjalanan dilakukan saat rombongan tiba di pelabuhan Tanah Merah Singapura.

Setelah petugas melakukan wawancara terhadap Abdul Somad, rombongan ditolak masuk ke Singapura dan dipulangkan menggunakan kapal feri ke Batam pada hari yang sama. 

Kedua, Abdul Somad diketahui menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama di Singapura. 

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Terancam Tidak Bisa Masuk Singapura Selamanya?

Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi syahid. 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU