> >

Mengintip Taman Benjakitti Bangkok, RTH 72 Hektare di Jantung Ibu Kota Thailand

Kompas dunia | 20 Juni 2022, 06:30 WIB
Panorama Taman Benjakitti di Bangkok, Thailand yang diambil dari drone. Taman seluas 72 hektare ini dibangun di tengah kota Bangkok. Foto diambil pada 8 Mei 2022. (Sumber: Krit Phromsakla Na Sakolnakorn/Associated Press)

BANGKOK, KOMPAS.TV - Taman Benjakitti di tengah kota Bangkok, Thailand dikunjungi ribuan warga setiap harinya untuk menikmati alam rindang. Taman yang dipenuhi pepohonan, kolam, dan burung-burung ini menjadi tempat rekreasi warga Bangkok yang penat dengan padatnya ibu kota.

Taman itu sedianya baru dibuka secara resmi pada Agustus mendatang. Namun, per Juni 2022, Taman Benjakitti ramai didatangi masyarakat.

Pembangunan taman itu adalah bagian dari rencana Bangkok menjadi kota yang lebih hijau dan layak huni per 2030. Ruang terbuka hijau (RTH) seluas puluhan hektare dibangun di tengah hiruk pikuk kota.

Bersebelahan dengan Taman Benjakitti, sudah ada satu taman yang dibangun pada 1990-an dengan sebuah danau buatan yang luas.

Akan tetapi, perluasan taman baru yang memakan lahan 41 hektare disebut berhasil mewujudkan imajinasi layak huni kota Bangkok. Totalnya, kini Taman Benjakitti berdiri di atas lahan seluas 72 hektare.

Baca Juga: Bangkok Ganti Nama Jadi Krung Thep Maha Nakon, Sempat Timbulkan Kekhawatiran

Pada akhir pekan, sekitar 12.000 orang per hari bertamasya ke Taman Benjakitti, menikmati pemandangan dari jalan setepak, jalur sepeda, atau berfoto ria dari platform yang dinamai “Skywalk”.

Lokasi Taman Benjakitti tadinya adalah areal pabrik perusahaan milik negara Thailand Tobacco Monopoly. Rencana transformasi areal ini telah dicanangkan sejak bertahun-tahun lalu dan mulai bisa dinikmati sejak 2022.

Pengunjung bersantai dan berfoto di platform Skywalk, fasilitas yang dibangun untuk menikmati pemandangan Taman Benjakitti dan sekitarnya dari ketinggian. Foto diambil pada 1 April 2022. (Sumber: Sakchai Lalit/Associated Press)

Arsitek mendesain tempat ini dengan memadukan taman lama dan baru. Lebih dari 1.700 pohon dewasa yang sudah berdiri dipertahankan. Kemudian, hampir 7.000 pohon muda ditanam untuk membuat kantung-kantung hutan.

Ketika pohon-pohon baru itu berumur, kerimbunannya akan meluas dan memperdalam hutan buatan tersebut.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU