> >

Norwegia Tetapkan Penembakan Massal di Oslo yang Tewaskan 2 Orang Sebagai Aksi Terorisme

Kompas dunia | 26 Juni 2022, 11:34 WIB
Aparat kepolisian berjaga di lokasi penembakan massal jelang parade Pride LGBT di Oslo, Norwegia, Sabtu (25/6/2022) dini hari waktu setempat. (Sumber: TV2 Norwegia via AP)

OSLO, KOMPAS.TV - Kepolisian Norwegia menetapkan penembakan massal di Oslo yang menewaskan dua orang sebagai aksi terorisme.

Seorang pria berusia 42 tahun telah ditangkap dalam aksi penembakan yang juga mencederai 21 orang lainnya.

Insiden tersebut terjadi di dekat Pub London, sebuah tempat yang popular LGBTQ, Herr Nilsen Jazz dan ob lainnya, Sabtu (25/6/2022) dini hari waktu setempat.

Dikutip dari CNN, sang pelaku yang merupakan warga Norwegia keturunan Iran didakwa dengan terorisme.

Baca Juga: Rusia Akui Telah Kuasai Severodonetsk, Tujuan Serangan ke Ukraina Mulai Tercapai

Polisi ternyata sudah memperhatikannya sejak 2015, dan menjadikannya sebaga terrduga Islam radikal.

Menurut intelijen kepolisian, pelaku juga memiliki sejarah penyakit jiwa.

Intelijen domestik Norwegia mengungkapkan saat ini sedang bekerja untuk mengklarifikasi apakah lebih banyak tindakan kekerasan setelah penembakan itu.

Badan Keamanan Polisi Norwegia (PST) mengumumkan dalam cuitannya di Twitter bahwa mereka telah diberitahu tentangt penembakan di Oslo itu.

“Kami sekarang menyumbangkan semua informasi relevan yang kami miliki ke distrik kepolisian Oslo dan bekerja untuk mengklarifikasi apakah lebih banyak tindakan kekerasan dapat direncanakan,” bunyi pernyataan mereka.

“Kami saat ini tak memiliki indikasi ke arah sana,” sambungnya.

Jaksa Penuntut, Christian Hatlo mengungkapkan polisi telah mendakwa pelaku dengan pembunuhan, usaha pembunuhan dan aksi terorisme.

Baca Juga: Penembakan Massal di Ibu Kota Norwegia Jelang Parade Pride: 2 Tewas, Belasan Terluka

Hatlo mengatakan tuduhan terorisme dibenarkan berdasarkan jumlah orang yang terluka dan tewas, jumlah TKP dan penilaian keseluruhan yang menunjukkan terdakwa bermaksud menciptakan ketakutan serius di masyarakat.

Hatlo manambahkan polisi telah berusaha menanyai tersangka, tetapi belum berhasil mendapatkan jawaban.

Kepolsian mengungkapkan tersangka telah dibawa ke kantor polisi, dan menegaskan tak ada tersangka lain.

Terkait dakwaannya, Hatlo mengatakan pihak berwenang akan melihat apa yang ditunjukkan oleh penyelidikan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Purwanto

Sumber : CNN


TERBARU