> >

PM Inggris Boris Johnson Mengundurkan Diri, Ini Skandal Pelecehan Seksual yang Jadi Pemicu

Kompas dunia | 8 Juli 2022, 10:19 WIB
Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis, (7/7/2022). Jadwal pemilihan perdana menteri baru akan diumumkan minggu depan, kata Johnson. (Sumber: Stefan Rousseau/PA via AP)

McDonald mengatakan dalam surat kepada Komisi Parlemen untuk Standardisasi bahwa ia menerima keluhan atas sikap Pincher pada musim panas 2019, tak lama setelah Pincher menjadi pejabat di Kementerian Luar Negeri.

McDonald mengatakan investigasi kemudian dilakukan terhadap keluhan itu, dan Pincher meminta maaf atas aksinya.

McDonald pun membantah bahwa Johnson tak mengetahui tuduhan tersebut atau bahwa keluhan itu ditolak karena telah diselesaikan atau tak dibuat secara formal.

“Tuan Johnson diberi tahu secara langsung tentang inisiasi dan hasil penyelidikan,” tulis McDonald dalam suratnya.

Baca Juga: Boris Johnson Didesak Mundur Segera, Tetua Kubu Konservatif Inggris: Tidak Perlu Tunggu Ketua Baru

“Ada pengaduan resmi. Tuduhan diselesaikan hanya dalam arti selesai. Tuan Pincher tak dibebaskan. Oleh karena itu, mengkarakterisasi tuduhan itu sebagai tak berdasar adalah salah,” tambahnya.

Pincher sendiri kemudian memutuskan mengundurkan diri sebagai Wakil Kepala Bendahara Rumah Tangga Parlemen Inggris karena keluhan itu.

Menyusul adanya skandal tersebut, dua menteri penting di kabinet Johnson, Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid, memutuskan mengundurkan diri.

Pengunduran diri mereka diikuti dengan mundurnya puluhan menteri dan wakil menteri di kabinet Johnson.

Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : NBC News


TERBARU