> >

Selundupkan Jurnalis Media Israel ke Mekkah hingga Picu Kontroversi, Warga Arab Saudi Ini Ditangkap

Kompas dunia | 23 Juli 2022, 08:29 WIB
Foto iIlustrasi. Jemaah haji sedang berdoa di bukit Padang Arafah, Mekkah saat wukuf, 8 Juli 2022 (Sumber: AP Photo/Amr Nabil)

LONDON, KOMPAS.TV - Seorang warga Arab Saudi ditangkap usai diduga membantu seorang jurnalis yang bekerja untuk media Israel memasuki Mekkah, kota suci umat Islam.

Jurnalis tersebut merekam dirinya sedang berada di Mekkah. Video ini menuai kecaman di media sosial.

Otoritas Arab Saudi memberlakukan larangan non-Muslim memasuki Mekkah. Namun, peraturan ini diterobos oleh jurnalis tersebut.

Jurnalis itu bernama Gil Tamary dari televisi Israel Channel 13. Ia merekam diri sedang menyelundup ke Mekkah dan mengunggahnya ke Twitter.

Dalam video berdurasi sekitar 10 menit itu, Tamary mengunjungi Padang Arafah, tempat jemaah haji melakukan wukuf.

Tamary mengaku paham apa yang dia lakukan melanggar hukum. Namun, ia bersikeras ingin menunjukkan “sebuah tempat yang sangat penting ke saudara dan saudari Muslim kami.”

Baca Juga: Kisah Siti, Rela Pakai 4 Lapis Baju demi Bisa Bawa 7 Boneka Unta dari Mekkah untuk Cucu

Menurut laporan The Guardian, Jumat (22/7/2022), jurnalis itu telah menyampaikan permohonan maaf. Namun, permohonan maaf atau justifikasi tidak menyelamatkannya dari banjir hujatan.

SPA melaporkan, kepolisian regional Mekkah telah merilis pernyataan bahwa pihaknya telah “menyerahkan seorang warga” ke kejaksaan atas dugaan keterlibatan “memindahkan dan memfasilitasi entri seorang jurnalis (non-Muslim).”

SPA tidak menyebut nama si jurnalis, sekadar mengidentifikasinya sebagai seorang warga negara Amerika Serikat (AS). Jurnalis itu disebut telah dibawa ke kejaksaan untuk “dilakukan prosedur yang diperlukan terhadapnya sesuai hukum yang berlaku.”

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

Sumber : The Guardian


TERBARU