> >

Inilah Kota Besar Pertama di AS yang Izinkan Azan Salat 5 Kali Setiap Hari Termasuk Subuh

Kompas dunia | 16 April 2023, 00:00 WIB
Minneapolis akan memperbolehkan azan berkumandang sepanjang waktu, menjadi kota besar pertama di Amerika Serikat yang memperbolehkannya (Sumber: AP Photo)

MINNEAPOLIS, KOMPAS.TV - Minneapolis akan memperbolehkan azan berkumandang sepanjang waktu. Langkah ini akan menjadikan Minneapolis sebagai kota besar pertama di Amerika Serikat yang memperbolehkannya azan disiarkan melalui speaker lima kali sehari, sepanjang tahun.

Seperti laporan Minneapolis Star Tribune, Dewan Kota Minneapolis pada hari Kamis (13/4/2023) lalu sepakat secara bulat untuk mengubah peraturan kebisingan kota, yang sebelumnya melarang berkumandangnya azan pada waktu-waktu tertentu di pagi dan malam hari, karena pembatasan kebisingan.

Keputusan ini diambil selama bulan suci Ramadan.

"Konstitusi tidak tidur di malam hari," kata Jaylani Hussein, direktur eksekutif dari cabang Minnesota dari Dewan Hubungan Amerika-Islam, setelah pemungutan suara.

Ia mengatakan tindakan di Minneapolis menunjukkan kepada dunia bahwa "negara yang didirikan atas kebebasan beragama memenuhi janjinya."

Sejak setidaknya tahun 1990-an, Minneapolis memiliki populasi imigran Afrika Timur yang berkembang pesat, dan masjid sekarang menjadi umum.

Tiga dari 13 anggota dewan mengidentifikasi diri sebagai Muslim. Keputusan tersebut tidak menimbulkan penolakan yang terorganisir dari masyarakat, sehingga Wali Kota Jacob Frey diharapkan menandatangani keputusan tersebut minggu depan.

Baca Juga: Polisi Minneapolis Tembakkan Gas Air Mata

Masjid An-Nur, salah satu masjid yang ada di Minneapolis, Minessota, Amerika Serikat. Saat ini di kota ini izinkan azan berkumandang 3 kali saat Ramadan. Kini Minneapolis akan membolehkan azan berkumandang sepanjang waktu, menjadi kota besar pertama di Amerika Serikat yang memperbolehkannya. (Sumber: masjidannur.org)

"Minneapolis menjadi kota untuk semua agama," kata Imam Mohammed Dukuly dari Masjid An-Nur yang hadir bersama beberapa pemimpin Muslim lainnya saat pemungutan suara.

Tiga tahun lalu, pejabat kota bekerja sama dengan masjid Dar Al-Hijrah untuk membolehkan adzan disiarkan di luar ruangan lima kali sehari selama Ramadan.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press

Tag

TERBARU