> >

Rentetan Rudal Iskander Rusia Hajar Ukraina Tengah Hari Bolong, Kiev Klaim Tembak Jatuh Semuanya

Kompas dunia | 30 Mei 2023, 01:05 WIB
Ledakan mengguncang Kiev pada siang hari Senin, (29/5/2023) saat rentetan rudal balistik Iskander Rusia menghajar ibu kota Ukraina, beberapa jam setelah serangan malam oleh drone dan rudal jelajah. (Sumber: AP Photo)

KIEV, KOMPAS.TV - Ledakan mengguncang Kiev pada siang hari Senin (29/5/2023) saat rentetan rudal balistik Iskander Rusia menghajar ibu kota Ukraina, beberapa jam setelah serangan malam oleh drone dan rudal jelajah.

Pasukan Rusia dilaporkan menembakkan 11 rudal balistik dan jelajah ke Kiev sekitar pukul 11:30 pagi waktu setempat, menurut kepala staf Ukraina, Valerii Zaluzhnyi. Semua rudal tersebut berhasil dihancurkan, klaim Zaluzhnyi, dan kepulan asap putih terlihat di langit biru di atas kota dari permukaan jalan.

Puing-puing dari rudal yang diintersepsi jatuh di distrik pusat dan utara Kiev pagi hari Senin, mendarat di tengah-tengah lalu lintas di jalan kota dan juga menyebabkan kebakaran di atap sebuah gedung, kata administrasi militer Kiev. Setidaknya satu warga sipil dilaporkan terluka.

Ledakan tersebut membuat khawatir sebagian warga setempat, yang sudah tegang setelah terbangun oleh serangan malam hari.

“Setelah apa yang terjadi semalam, saya bereaksi tajam terhadap setiap sirene sekarang. Saya sangat ketakutan, dan saya masih gemetar,” kata Alina Ksenofontova, seorang wanita berusia 50 tahun yang mencari perlindungan di bawah tanah kereta bawah tanah Kiev bersama anjingnya, Bublik.

Stasiun pusat, Tetatralna, dipadati warga yang mencari perlindungan.

Artem Zhyla, seorang pria berusia 24 tahun yang memberikan layanan hukum di luar negeri, membawa laptopnya dan terus bekerja di bawah tanah.

Baca Juga: Ukraina Tuduh Rusia Rencanakan Bencana Nuklir untuk Cegah Serangan Balik

Ledakan mengguncang Kiev pada siang hari Senin (29/5/2023) saat rentetan rudal balistik Iskander Rusia menghajar ibu kota Ukraina, beberapa jam setelah serangan malam oleh drone dan rudal jelajah. (Sumber: AP Photo)

“Saya mendengar dua atau tiga ledakan, pergi ke kamar mandi, dan kemudian saya mendengar lima atau tujuh ledakan lagi. Itu saat saya menyadari sesuatu yang mengerikan sedang terjadi,” katanya.

Seperti banyak orang lain di ibu kota, ia merasa lelah dan stres. Namun, ia tidak berniat menyerah dan berencana menghadiri kelas yoga untuk mengisi energi. “Ini tentu tidak cukup untuk menghancurkan kami,” katanya.

Rusia menggunakan rudal jarak pendek Iskander dalam serangan pagi itu, kata juru bicara angkatan udara Ukraina di televisi lokal.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan istrinya, Olena Zelenska, keduanya mengunggah video yang mereka katakan adalah anak-anak sekolah yang ketakutan berlarian dan berteriak di jalanan Kiev menuju tempat perlindungan bom saat sirene berbunyi.

“Inilah yang terjadi pada hari biasa,” tulis Zelenskyy di aplikasi Telegram.

Rudal-rudal tersebut ditembakkan dari sebelah utara Kiev, kata Yurii Ihnat tanpa menjelaskan apakah ia mengacu pada wilayah Rusia. Kiev terletak sekitar 380 kilometer dari perbatasan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan mereka menyerang pangkalan udara Ukraina dengan rudal jelajah presisi jarak jauh pada Senin pagi (29/5/2023). Serangan tersebut diklaim menghancurkan pos komando, radar, pesawat, dan gudang amunisi, klaim Rusia. Tidak ada yang disebutkan mengenai pengeboman kota atau daerah sipil lainnya.

Baca Juga: Rudal Rusia Hancurkan Sebuah Klinik di Ukraina, 2 Tewas dan 23 Terluka Termasuk 2 Pasien Anak

Ledakan mengguncang Kiev pada siang hari Senin, (29/5/2023) saat rentetan rudal balistik Iskander Rusia menghajar ibu kota Ukraina, beberapa jam setelah serangan malam oleh drone dan rudal jelajah. (Sumber: AP Photo)

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Associated Press


TERBARU