> >

Prigozhin Rayakan Kudeta Militer Niger, Bakal Kirim Pasukan Wagner untuk Membantu?

Kompas dunia | 30 Juli 2023, 07:35 WIB
Dalam foto yang diambil dari video yang dirilis Dinas Pers Prigozhin pada Jumat, 5 Mei 2023, tampak pemimpin Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, berdiri di sebuah lokasi yang tidak diketahui. Secara kontroversial, ia dikabarkan ikut mendukung kudeta militer yang terjadi di Niger. (Sumber: Dinas Pers Prigozhin via AP)

NIAMEY, KOMPAS.TV - Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin secara kontroversial ikut merayakan kudeta militer Niger.

Sikap Prigozhin ini berbeda dengan banyak pemimpin dunia, maupun Rusia sendiri yang mengecam dan menyesalkan kudeta militer Niger tersebut. Sebelumnya, kudeta militer dilakukan oleh pasukan pengawal Presiden Mohamed Bazoum, yang menahannya.

Pemimpin kudeta, Jenderal Abdourahmane Tchiani pun kemudian memproklamirkan diri sebagai kepala negara.

Baca Juga: Pasukan Wagner di Belarus Mendekati Perbatasan Polandia, PM Polandia Mulai Ketar-ketir

Kudeta tersebut kemudian mendapatkan dukungan penuh dati militer Niger.

Tak berapa lama, Prigozhin sendiri pada postingan di media sosial, menyalahkan situasi di Niger pada warisan kolonialisme, mengingat Niger pernah dijajah Prancis.

Ia pun menuduh negara Barat mensponsori kelompok teroris di negara itu, meski tanpa bukti.

 

“Apa yang terjadi di Niger telah berkembang selama bertahun-tahun,” ujarnya dikutip dari CNN, Sabtu (29/7/2023).

“Para mantan penjajah berusaha mengendalikan orang-orang di negara-negara Afrika. Demi menjaga kepentingan mereka, bekas penjajah memenuhi negara-negara ini dengan teroris dan berbagai formasi bandit, sehingga menciptakan krisis keamanan kolosal,” tambahnya.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : CNN


TERBARU