> >

2.600 Pasien, Warga Sipil, dan Staf Medis Bertahan di Rumah Sakit Indonesia yang Dikepung Israel

Kompas dunia | 21 November 2023, 22:39 WIB
Setidaknya 2.600 orang, termasuk pasien, warga sipil yang mengungsi, dan staf medis, masih bertahan di dalam Rumah Sakit Indonesia di utara Jalur Gaza yang dikepung pasukan Israel, Selasa (21/11/2023) malam. (Sumber: Anadolu)

KOTA GAZA, KOMPAS.TV - Setidaknya 2.600 orang, termasuk pasien, warga sipil yang mengungsi, dan staf medis, masih bertahan di dalam Rumah Sakit Indonesia di utara Jalur Gaza yang dikepung pasukan Israel, Selasa (21/11/2023) malam.

Dalam sebuah pernyataan, Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Gaza, mengatakan, "Ada 400 orang terluka beserta keluarganya yang masih berada di rumah sakit (Indonesia), ditambah dengan 200 personel medis dan sekitar 2.000 orang pengungsi."

Al-Qudra juga menyebutkan ada 259 orang terluka, sejumlah warga sipil, dan personel medis yang masih berada di dalam Rumah Sakit Al-Shifa.

Dia mengatakan belum ada tanggal pasti kapan mereka akan dievakuasi dari Rumah Sakit Al-Shifa yang berada di bawah kendali penuh Israel.

Al-Qudra memastikan semua rumah sakit di Kota Gaza dan wilayah utara Jalur Gaza tidak dapat beroperasi akibat serangan terus-menerus Israel.

Dia menambahkan sebuah delegasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah tiba di Rumah Sakit Al-Shifa dalam beberapa hari terakhir untuk mengkoordinasikan evakuasi orang-orang yang masih berada di dalam rumah sakit.

Israel meluncurkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza, wilayah Palestina yang didudukinya sejak 1967 dan diblokade sejak 2007.

Serangan tersebut menyusul serangan lintas batas oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada 7 Oktober.

Baca Juga: Terang-terangan, Menteri Intelijen Israel Lantang Suarakan Pembersihan Etnis Palestina di Gaza

Warga Palestina korban serangan Israel dan anaknya di Rumah Sakit Indonesia, bersandar pada kardus bantuan rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina, Senin (20/11/2023). (Sumber: Telegraph)

Badan Pengungsi Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA), Selasa, mengatakan sebanyak 13.300 orang tewas akibat serangan Israel dan hampir 1,7 juta orang mengungsi di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Anadolu Agency


TERBARU