> >

Palestina dan Yordania Tanggapi Politikus Belanda Geert Wilders soal Komentar Rasis dan Hak Merdeka

Kompas dunia | 26 November 2023, 09:49 WIB
Geert Wilders, pemimpin Partai Kebebasan yang dikenal sebagai PVV, menjawab pertanyaan dari media setelah pengumuman hasil awal pemilu umum di The Hague, Belanda, Rabu, 22 November 2023. (Sumber: AP Photo/Peter Dejong)

RAMALLAH, KOMPAS.TV - Politikus Anti-Islam Belanda Geert Wilders langsung membuat komentar rasis terhadap Palestina meski partainya baru saja memenangi pemilu.

Wilders menegaskan dirinya menolak mengakui hak rakyat Palestina atas Tanah Air mereka, Palestina.

Pernyataan Wilders ini pun banjir hujatan, salah satunya dari Kepresidenan Palestina.

Baca Juga: Israel Ternyata Larang Keluarga Tahanan Palestina yang Dibebaskan untuk Rayakan Kepulangannya

“Palestina adalah Tanah Air bersejarah dari rakyat Palestina, yang kemerdekaan negaranya telah diakui secara internasional di Tanah Air ini, bukan di tempat lain,” bunyi pernyataan mereka dikutip dari WAFA.

Kepresidenan menegaskan kembali bahwa pedamaian dan keamanan kawasan hanya dapat dicapai melalui pembentukan negara Palestina.

“Nasib dan pilihan rakyat Palestina ditentukan oleh rakyat Palestina sendiri, melalui perwakilan sah mereka, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO),” bunyi pernyataan Kepresidenan.

“Geert Wilders dan pihak lainnya, terlepas dari posisi atau kekuasaan mereka, tak punya hak untuk menentukan nasib rakyat Palestina,” tambahnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut pernyataan Wilders merupakan seruan eskalasi kekerasan terhadap rakyat Palestina.

Juga merupakan campur tangan terang-terangan dalam urusan dan nasib mereka.

Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya

Sumber : WAFA/Anadolu Agency


TERBARU