> >

Barat Terbelah untuk Bantuan Dana UNRWA, Irlandia Ogah Ikuti AS dan Inggris yang Hentikan Pendanaan

Kompas dunia | 28 Januari 2024, 14:15 WIB
Banda PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA. (Sumber: ANTARA)

GAZA, KOMPAS.TV - Barat terbelah terkait pemberian bantuan dana untuk Badan Pengungsi Palestina (UNRWA), menyusul tuduhan adanya staf yang terlibat penyerangan Hamas ke Israel.

Sejumlah negara Barat seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris, beserta sekutunya mulai menangguhkan bantuan dana UNRWA.

Hal itu menyusul tuduhan Israel yang mengatakan sejumlah staf UNRWA terlibat dalam penyerangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober.

Baca Juga: Menlu China Tegas, Kemerdekaan Taiwan Bakal Rusak Hubungan Tiongkok-AS

UNRWA sendiri telah memecat sejumlah staf yang dituduh Israel terlibat dalam penyerangan tersebut.

Setidaknya ada delapan negara Barat yang menghentikan sementara pendanaan untuk UNRWA.

Selain AS dan Inggris, Jerman, Australia, Italia, Kanada, Finlandia dan Belanda telah melakukannya.

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan negaranya mengikuti sekutunya untuk menghentikan sementara dukungannya ke UNRWA.

“Negara sekutu telah mengambil langkah sama. Kami berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan ke populasi Palestina sembari melindungi keamanan Israel,” bunyi postingannya di media sosial X dikutip dari Al-Jazeera.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan dirinya prihatin dengan tuduhan terhadap UNRWA.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Anadolu Agency/Al-Jazeera


TERBARU