> >

AS Serang Fasilitas Militer Iran di Irak dan Suriah, Hantam 85 Target di 7 Lokasi

Kompas dunia | 3 Februari 2024, 09:53 WIB
Presiden AS Joe Biden saat akan menaiki Air Force One, Jumat (2/2/2024). (Sumber: AP Photo/Alex Brandon)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) lancarkan serangan udara ke fasilitas militer Iran dan juga milisi yang didukung negara tersebut di Irak dan Suriah.

Serangan tersebut dilakukan Jumat (2/2/2024), dan menjadi pembuka dari serangan balasan setelah drone milisi yang didukung Iran membunuh tiga tentara AS di Yordania pekan lalu.

Serangan masif itu mengenai lebih dari 85 target di tujuh lokasi.

Baca Juga: Israel Ketakutan Usai Menlu Inggris Bakal Akui Negara Palestina, Cemas Diikuti Negara Eropa Lain

Termasuk di antaranya markas kontrol dan komando, pusat intelijen, roket dan rudal, penyimpanan drone dan amunisi, serta fasilitas lainnya yang terhubung dengan milisi atau pasukan khusus Garda Revolusi Iran Quds.

Usai serangan, Presiden AS Joe Biden dalam pernyataannya mengungkapkan akan ada lebih banyak lagi serangan yang diluncurkan.

Serangan AS ini tampaknya tak langsung menargetkan Iran atau pemimpin senior pasukan Quds Garda Revolusi di wilayah itu.

Hal tersebut disinyalir karena AS berupaya mencegah konflik yang semakin meningkat.

Iran sendiri membantah berada di balik serangan ke markas militer AS di Yordania.

“Respons kami telah dimulai hari ini. Itu akan berlanjut pada waktu dan tempat yang kami tentukan,” peringatan Biden dikutip dari Associaed Press.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Associated Press


TERBARU