> >

MUI DKI Jakarta Kembali Tegaskan Cyber Army untuk Melawan Buzzer

Politik | 21 November 2021, 19:31 WIB
Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar (Sumber: Tangkap Layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar kembali menegaskan pembentukan tim cyber army untuk menangkal berita palsu atau hoaks yang menyasar para ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Mengingat, kata Munahar, di era digital saat ini rentan terjadinya penyebaran informasi hoaks yang dapat memecah belah, terutama umat Islam dan ulama.

"Cyber army bisa menangkal berita hoaks yang bermunculan di media sosial, termasuk melindungi ulama dan gubernur DKI dari serangan cyber," kata Munahar dalam program Kompas Petang, KompasTV, Minggu (21/11/2021).

"Saya kembali mengingatkan di era digital kali ini masyarakat harus berhati-hati jangan sampai menyebarkan hoaks," ujarnya. 

Lebih lanjut Munahar menjelaskan, Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) memiliki orang ahli atau cyber army untuk melawan orang-orang yang menghantam umat Islam. 

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa tugas utama MUI adalah Amar Ma'ruf Nahi Mungkar yang kurang lebih berarti perintah untuk mengajak, menganjurkan hal baik dan mencegah hal buruk di masyarakat.

"Tugas MUI adalah ber-Amar Ma'ruf Nahi Munkar, dan Al-Qur'an juga telah menyebutkan ketika ada orang-orang fasik membuat berita-berita yang tidak jelas, maka tugas kita adalah mencari titik temunya, ini berita benar atau tidak," tegasnya.

Baca Juga: Heboh! Muncul Kritik Soal Cyber Army oleh MUI DKI Jakarta

Kalau terdapat berita yang tidak benar, MUI wajib meluruskan sehingga masalah tidak melebar kemana-mana.

Dia juga menyebut, pembentukan cyber army ini juga dalam rangka membantu pemerintah dalam melawan buzzer yang kerap mendiskreditkan umat Islam.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU