> >

Waspada! BMKG Temukan Bibit Sikon Tropis 94W: 24 Jam ke Depan Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Update | 30 November 2021, 17:37 WIB
BMKG deteksi pembentukan bibit Siklon Tropis 94W di sekitar Laut China Selatan, sebelah selatan negara Kamboja pada Senin (29/11/2021), yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di Indonesia. (Sumber: BMKG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya pertumbuhan bibit Sikon Tropis 94W di sekitar Laut China Selatan, sebelah selatan negara Kamboja.

Akibat dari bibit munculnya bibit Sikon Tropis 94W tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia mesti waspada akan ancaman cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang, petir, hingga risiko banjir.

Menurut hasil analisis terbaru, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, laju angin yang dihasilkan oleh bibit Siklon Tropis 94W bisa mencapai 15 knot  atau sekitar 27.78 km/jam.

"Dalam 24 jam ke depan bibit Siklon Tropis 94W ini dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia," kata Guswanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/11/2021) malam.

Baca Juga: Peringatan Cuaca BMKG 30 November: 29 Wilayah Ini Waspada Hujan dan Angin Kencang

Karena sistem bibit Siklon Tropis 94W telah membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang dari Vietnam bagian selatan hingga Teluk Thailand.

Sehingga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Meskipun, kini sistem bibit Siklon Tropis 94W mulai bergerak ke barat dan tak mendekati wilayah Indonesia, Guswanto mengimbai untuk tetap wasapda terhadap ancamannya.

Mengingat, lanjut Guswanto, sistem biit Siklon Tropis 94W juga dapat menginduksi kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot di daerah sekitarnya yang tergolong low level jet seperti Thailand dan Teluk Thailand.

Baca Juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 91S, Kapal yang Beraktivitas di Samudra Hindia Diminta Waspada

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Gading-Persada

Sumber : BMKG


TERBARU