> >

Ketika Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu Warna Kuning untuk "Motoran"

Peristiwa | 1 Desember 2021, 01:15 WIB
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berfoto setelah membeli sepatu kulit kerajinan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. (Sumber: ANTARA/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

TRENGGALEK, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat kerajinan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (30/11/2021), Jokowi melihat kerajinan tersebut bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan pejabat lainnya.

Pada kesempatan itu, Presiden sempat membujuk Basuki untuk membeli sepatu berbahan kulit yang dijual di lokasi tersebut.

Dia berujar bahwa sepatu tersebut sangat cocok digunakan di berbagai aktivitas, salah satunya yakni dapat dipakai untuk naik motor. 

Basuki yang menerima ajakan Jokowi untuk berbelanja itu, kemudian memilih sepatu berwarna kuning. 

“Pak Menteri beli sepatunya. Bagus tuh buat main drum, buat ke Mandalika juga. Kita motor-motoran,” kata Jokowi. 

“Ya benar, Pak. Nanti saya naik motor warna kuning ya,” jawab Basuki kepada Jokowi. 

Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang juga berada di lokasi pun langsung menimpali pilihan koleganya itu. 

Baca Juga: Usai Direvitalisasi, Jokowi Resmikan Pasar Pon Trenggalek

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mencoba sepatu kulit kerajinan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.  (Sumber: ANTARA/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

“Warnanya PU banget itu, Pak Basuki,” kata Pratikno. 

Melihat ada Mensesneg, Jokowi kemudian menawarkan Pratikno untuk membeli sepatu seperti dirinya dan Basuki.

“Pak Pratik ayo pilih,” kata Presiden.

Merespons tawaran tersebut, Pratikno berdalih tidak ada sepatu yang warnanya identik dengan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg).

“Enggak ada warna Setneg Pak,” timpal Pratikno.

Akhirnya, Basuki memutuskan untuk membeli sepatu bot kuning tersebut setelah mencobanya.

Sementara itu, Presiden Jokowi memilih dua pasang sepatu berwarna cokelat tua dan hitam.

Setelah membeli sepatu bot dan baju batik, Presiden, Menteri PUPR, Mensesneg, dan Bupati Trenggalek meninggalkan Kantor Pengelola Bendungan Tugu.

Baca Juga: Jokowi Berharap Bendungan Gongseng dan Tugu Bisa Dimanfaatkan untuk Ketahanan Pangan

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU