> >

Kekerasan pada Hewan Berdampak pada Manusia, Wakil Ketua DPR Minta Regulasi Diperbaiki

Peristiwa | 15 Desember 2021, 22:09 WIB
Koalisi Perlindungan Hewan Indonesia (KPHI) beraudiensi dengan Wakil Ketua DPR Muhaimin Islandar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/12/2021) (Sumber: ANTARA-)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kekerasan pada hewan akan mendorong pelaku melakukan kekerasan pada manusia. Menurut Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, pelaku kekerasan pada hewan, juga membahayakan manusia sehingga perlindungan terhadap hewan mutlak diperlukan.

"Kami meminta pemerintah mengambil langkah-langkah tegas dan represif terhadap pelaku kekerasan dan penyiksaan terhadap hewan. Pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan perhatian terhadap perlindungan hewan liar dan peliharaan," kata Ketua Umum PKB ini saat menerima audiensi Koalisi Perlindungan Hewan Indonesia (KPHI) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/12/2021) dikutip dari Antara.
  
Karena itu, langkah yang harus diambil adalah penyempurnaan regulasi. "Perlu penyempurnaan regulasi, membuat UU butuh waktu namun sebelum itu maka perlu penyempurnaan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah sehingga cepat penanganan tindak kekerasan dan penyiksaan hewan," katanya.

Dia menilai perlu kerja lintas sektoral untuk memahami dan melaksanakan penyempurnaan aturan perlindungan terhadap hewan.

Muhaimin juga mendorong peraturan yang dibuat pemerintah lebih peka terhadap upaya perlindungan terhadap hewan karena masih banyak aparat yang masih menyepelekan terkait hal tersebut.

"DPR akan meminta pemerintah pusat dan daerah memberikan perhatian terkait isu ini. Peraturan yang dibuat harus lebih 'concern' terhadap perlindungan hewan," ujarnya.

Baca Juga: Cak Imin soal Konflik Pimpinan MPR dan Menkeu: Sebaiknya Dikomunikasikan Melalui Rapat Bersama

Dia mengatakan, poin-poin yang disampaikan KPHI memberikan sebuah kesadaran bahwa penyiksaan terhadap hewan dapat berakibat pada kekerasan dan penyiksaan terhadap manusia.

Hal itu menurut dia karena biasanya pelaku kekerasan pada hewan, juga membahayakan manusia sehingga perlindungan terhadap hewan mutlak diperlukan.

"Kami meminta pemerintah mengambil langkah-langkah tegas dan represif terhadap pelaku kekerasan dan penyiksaan terhadap hewan. Pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan perhatian terhadap perlindungan hewan liar dan peliharaan," katanya.

Dia juga mendorong adanya peningkatan anggaran pemerintah dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan dan penyiksaan hewan. Muhaimin mencontohkan jumlah kucing di DKI Jakarta yang saat ini terlalu banyak padahal perlu dilakukan sterilisasi massal.

Penulis : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU