> >

Selebrasi Timnas Dianggap Lebay, Presenter Ardes Goenawan Berharap Indonesia Tak Juarai AFF 2020

Peristiwa | 27 Desember 2021, 13:10 WIB
Penggawa Timnas Singapura, Shahdan Sulaeman melepaskan tendangan bebas yang berujung gol kedua The Lions dalam laga semifinal leg kedua Piala AFF 2020 kontra Indonesia, Sabtu (25/12/2021). (Sumber: AFP/Roslan Rahman)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selebrasi tim nasional sepak bola Garuda yang berhasil melenggang ke ajang AFF Suzuki Cup 2020 dianggap lebay.

Pernyataan ini disampaikan presenter televisi Ardes Goenawan dalam fitur story akun Instagram pribadinya, @ardesgoenawan.

“Masuk final AFF gembiranya serasa pahlawan legenda juara Piala Dunia. Hampir kalah di kandang sendiri melawan 9 pemain. Banyak gaya dan provokatif. Intinya, OVER-RATED," tulis Ardes Goenawan seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (27/12/2021).

Akibat opininya tersebut, Ardes Goenawan mendapat kecaman dari warganet Indonesia lantaran dinilai meremehkan timnas Garuda.

Ardes juga menyebut bahwa pertandingan semifinal tersebut menjadi indikator Indonesia belum matang di cabang olahraga sepak bola.

Ia mengaku menghargai perjuangan Timnas. Namun, ia memiliki harapan lain.

"Apresiasi untuk kerja keras pelatih dan para pemain muda Indonesia, tapi gue harap gak juara sih," tulisnya.

Baca Juga: Kisah Duel Pertama Timnas Indonesia-Thailand 1957, Kabinet Kaki Empat dan Kudeta Tak Berdarah

"Aneh banget tim yang hampir kalah dari 9 pemain bisa juara. Semoga Thailand atau Vietnam aja yang juara," kata Ardes.

Ia lalu meminta tak mengaitkan keberpihakan dukungan tim sepak bola terhadap nasionalisme.

"Alasannya? Yah ribet. Seribet ngorek hati wanita," kata dia.

Sebelumnya, Indonesia baru saja memastikan diri lolos ke final Piala AFF 2020 usai susah payah menekuk Singapura dalam pertandingan semifinal dua leg. 

Skuad Garuda sukses ke partai puncak berkat keunggulan agregat skor 5-3. Pada leg pertama, Indonesia main imbang 1-1, sedang pada laga kedua Rachmat Irianto dan kawan-kawan menang 4-2. 

Namun, kemenangan 4-2 tersebut didapat secara susah payah dalam laga berdurasi 120 menit lebih. 

Bagaimana tidak, anak asuh Shin Tae-yong itu gagal mengunci kemenangan selama 90 menit, kendati hanya melawan 9 pemain Singapura. 

Bahkan, Indonesia hampir tersingkir jika penalti Faris Ramli pada menit 90 tidak ditepis oleh Nadeo Argawinata.

Baca Juga: Suporter Singapura yang Hina Pemain Timnas Indonesia dan Garuda Akhirnya Minta Maaf

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU