> >

Ketua DPRD DKI Soroti Peruntukan Kampung Bayam untuk Pekerja JIS Bukan Warga Tergusur

Sosial | 17 Januari 2022, 13:18 WIB
Progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, mempertanyakan peruntukan pembangunan Kampung Susun Bayam di Jakarta Utara yang justru digunakan untuk pekerja pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) bukan untuk warga terdampak pembangunan JIS. 

"Kalau ujung-ujungnya Kampung Susun Bayam untuk para pekerja pendukung JIS buat apa dilakukan CAP," kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/22). 

CAP yang dimaksud Pras, sapaan karibnya, ialah program Community Action Plan (CAP) yang ditunjukan untuk menampung aspirasi warga terkait konsep tempat tinggal seperti apa yang ingin dibangun menggantikan tempat tinggal lamanya. 

Baca Juga: Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS Seusai Giring Terperosok Lumpur di Lokasi Formula E

Pras menjelaskan, awalnya, konsep Kampung Susun Bayam milik Gubernur Anies ditujukan kepada warga terdampak proyek pembangunan JIS, namun, realisasinya ditempati orang luar yang tidak pernah tinggal di wilayah itu.

Menurutnya, jika Kampung Bayam memang akan ditempati pekerja JIS maka ini bentuk kebohongan publik bagi warga yang tergusur akibat pembangunan JIS. 

"Itu namanya menipu. Membohongi publik. Bilang saja dari awal warga Kampung Bayam digusur. Ganti juga istilah Kampung Susun Bayam," kata Pras. 

Politisi PDI Perjuangan ini mendesak Anies untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga Kampung Bayam yang tergusur.

Pras menegaskan, warga tidak boleh dibiarkan hidup susah dengan rumah kumuh di pinggir rel.

“Seringkali program Pemprov sekarang cuma bagus di kata-kata. Tapi kenyataannya buruk,” ujarnya.

Penulis : Hasya Nindita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU