> >

Anggota DPR Tegur Keras Menkes: Saya Lagi Bertanya Sama Anda, Bisa Gak Berhenti Dulu, Lihat ke Kita

Peristiwa | 26 Januari 2022, 07:55 WIB
Irma Suryani Chaniago, Politikus Partai Nasdem yang ditunjuk Menteri BUMN menjadi Komisaris Independen Pelindo I (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menegur keras Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja di ruang rapat Komisi IX DPR RI pada Selasa (25/1/2022) kemarin.

Seperti diketahui, Komisi IX DPR RI mengadakan rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait perkembangan peninjauan manfaat jaminan kesehatan.

Baca Juga: Kemenkes: Kemungkinan Puncak Covid-19 Terjadi pada Februari Hingga Maret

Adapun teguran yang disampaikan Irma berawal ketika ia mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan atas paparan Budi Gunadi.

Ketika menyampaikan pertanyaan dan tanggapannya, Irma merasa dirinya tak dihargai lantaran Menteri Kesehatan tersebut saat itu malah sibuk dengan kegiatannya sendiri.

"Mohon maaf Pak Menteri tolong lihat Pak Menteri saya lagi bertanya sama Anda. Bisa enggak Bapak berhenti dulu, lihat ke kita karena kita lagi bicara dengan Bapak," kata Irma kepada Budi Gunadi dalam ruang rapat Komisi IX DPR RI, Kamis kemarin.

"Mohon maaf Pak, saya enggak merasa Bapak hargai, kalau Bapak enggak melihat saya ketika saya bicara."

Baca Juga: Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi, Irma Suryani NasDem: Percuma Berdarah-Darah, Buat Apa Ada Pilpres

Sebelum memberikan teguran kepada Menkes, Irma lebih dahulu memberikan tanggapan dan pernyataan kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Di awal tanggapannya, politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut memberi apresiasi kepada Ali Ghufron yang menindaklanjuti permintaannya untuk melakukan sidak ke rumah sakit.

"Saya ingin memberikan apresiasi ke Direktur Utama BPJS Kesehatan yang pada pertemuan kemarin saya memintau beliau sidak langsung ke rumah sakit dan ternyata beliau sudah lakukan itu," ujarnya.

"Foto-fotonya dikirim ke saya. Saya beri satu jempol ya, enggak dua, satu jempol saja cukup."

Baca Juga: Anggota DPR Respons Dugaan Perbudakan oleh Bupati Langkat: Ini Tidak Manusiawi dan Melanggar HAM

Setelah itu, kala memberikan tanggapan dan pertanyaannya kepada Menteri Kesehatan mengenai pengendalian layanan kesehatan, Irma kembali menyinggung Budi Gunadi yang dianggapnya terlalu sering sibuk dengan urusannya sendiri di tengah-tengah rapat.

Menurut Irma, Budi Gunadi bahkan terlihat tidak memperhatikan ketika Direktur Utama BPJS Kesehatan serta anggota DJSN memberikan paparan.

"Saya tadi lihat, DJSN bicara, Pak Menteri sibuk sendiri, saat BPJS bicara pun Pak Menteri Kesehatan juga sibuk sendiri," kata Irma.

Baca Juga: Anggota DPR: Kurang Sehat Posisi Strategis di TNI Hanya Berdasarkan Kedekatan dengan Presiden

"Nah saya pengin tanya Pak Menteri Kesehatan tahu enggak sih apa yg disampaikan Direktur BPJS atau DJSN tadi? Karena ini penting, ada kaitannya ketiga insitusi terhadap rapat kita hari ini."

Tak berhenti sampai di situ, Irma kembali menyentil Menkes Budi Gunadi Sadikin ketika mengakhiri tanggapannya.

Irma mengatakan bahwa dirinya kerap menerima laporan dari sesama anggota Komisi IX terkait sikap Menteri Kesehatan tersebut.

"Saya ingin mengingatkan sekali lagi Pak Menteri Kesehatan, kalau kawan-kawan ini bicara tolong dilihat mukanya agar kami ini merasa dihargai dan dihormati," ujarnya.

Baca Juga: PKS Desak Menkes Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Pemberian Vaksin Kosong ke Siswa SD

"Karena hampir semua teman-teman mengatakan kepada saya kalau ngomong dengan Pak Menteri Kesehatan, Pak Menteri Kesehatan enggak pernah lihat muka kita."

Terkait laporan dari rekannya itu, Irma mengingatkan agar Menkes ke depan dapat lebih memperhatikan anggota DPR ketika sedang berbicara.

"Saya terus terang tergelitik, dan saya lihatin dari tadi ternyata betul," ujar Irma Suryani.

"Saya enggak tahu apakah Pak Menteri Kesehatan ini sibuk apa, tapi sebaiknya ke depan kalau teman-teman komisi IX bicara tolong dilihat wajahnya, dihargailah, sehingga kami merasa kemitraan ini punya kehormatan."

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Anak di Bantul, Ini Kata Menkes Soal Dugaan Suntikan Vaksin Kosong di SD Sumut

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas.com


TERBARU