> >

Andre Rosiade: Cabut HET Minyak Goreng Bukti Pemerintah Kalah dari Pengusaha CPO dan Pro Oligarki

Berita utama | 17 Maret 2022, 15:58 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menilai kebijakan mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng bukti pemerintah kalah terhadap pengusaha CPO.

Bagi Andre Rosiade, kebijakan mencabut HET minyak goreng tidak tepat dan itu pro oligarki.

Demikian Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade dalam wawancaranya bersama Jurnalis KOMPAS TV Thifal Solesa Waldi, Kamis (17/3/2022).

“Menurut kami di Komisi 6 kebijakan itu tidak tepat, kebijakan itu pro oligarki, kebijakan itu kalah terhadap pengusaha,” kata Andre.

“Dan dalam rapat nanti ini akan kita pertanyakan kepada pemerintah, kepada Menteri Perdagangan kenapa kebijakan itu terlalu pro kepada pengusaha kelapa sawit. Kita bahkan nanti akan mendorong Menteri Perdagangan kalau perlu hentikan ekspor CPO, hentikan ekspor minyak goreng pastikan dulu kebutuhan di dalam negeri terpenuhi, lalu rakyat bisa mendapatkan harga sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Bukan Sulap Bukan Sihir Minyak Goreng Tersedia Lagi, tapi Ibu-Ibu Menjerit: Ini Kelewatan Mahalnya!

Bukan hanya kalah dari pengusaha CPO, Andre menilai pemerintah tidak bisa melaksanakan Undang-Undang dasar 1945 pasal 33.

“Seharusnya pemerintah bisa tegas melaksanakan Permendag itu, DMO dan DPO itu, kalau pengusaha kelapa sawitnya menuntut cabut aja HGU, HGU bukannya milik Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Andre.

Apalagi, sambung Andre, Indonesia merupakan produsen CPO terbesar di dunia yang menghasilkan 46 juta ton. Seharusnya, kata Andre, di negara yang berlimpah ini rakyatnya bisa menikmati membeli minyak goreng dengan mudah dan murah.

“Permasalahannya kan yang menikmati ini siapa? Ekspor CPO, ekspor minyak goreng, itu orang yang di luar Indonesia yang menikmati dan pengusaha Indonesia yang menikmati, seharusnya pemerintah menunjukkan perannya bahwa berpihak kepada rakyat,” ucapnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU