> >

Penyebab Masih Misterius, Begini Cara Mencegah Anak Terinfeksi Hepatitis Akut Menurut IDAI

Kesehatan | 4 Mei 2022, 10:30 WIB
Ilustrasi - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan panduan cara mencegah hepatitis akut misterius pada anak. (Sumber: Tribunnews)
 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan panduan cara mencegah hepatitis akut misterius pada anak. 

Panduan tersebut merespons adanya kewaspadaan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) usai meninggalnya tiga pasien anak di Jakarta yang diduga terjangkit kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini. 

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berhati-hati dalam menyikapi perkembangan penularannya. 

Adapun beberapa cara mencegah anak terinfeksi hepatitis akut misterius menurut IDAI: 

  1. Mencuci tangan
  2. Meminum air bersih yang matang
  3. Makan makanan yang bersih dan matang penuh
  4. Membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya
  5. Menggunakan alat makan sendiri-sendiri
  6. Memakai masker dan menjaga jarak

Meski belum diketahui penyebabnya, Piprim menuturkan hepatitis akut memiliki gejala yang harus diwaspadai terkait penyakit hepatitis akut ini.

Adapun diantaranya, perubahan warna urine (gelap) dan/atau feses (pucat), kuning, gatal, nyeri sendi atau pegal-pegal, demam tinggi, mual-muntah, nyeri perut, lesu dan atau hilang nafsu makan, diare, kejang.

Serta ditandai dengan Serum Aspartate transaminase (AST) / SGOT atau Alanine transaminase (ALT) / SGPT lebih dari 500 U/L.

Piprim kemudian menyarankan masyarakat untuk mendeteksi secara dini gejala hepatitis akut misterius, jika menemukan ditemukan gejala seperti di atas pada anak, maka harus langsung diperiksa di fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Baca Juga: Hepatitis Akut pada Anak Disebut Serius, IDI Minta Orang Tua Ikut Waspada

Selain itu, dia meminta semua dokter anak dan residen dokter turut mengawasi apabila gejala hepatitis akut muncul pada pasiennya.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU