> >

6 Arahan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Hari Ini, Masih soal Pemilu 2024 hingga Ekonomi Global

Politik | 9 Mei 2022, 22:25 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan memberi beberapa arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (9/5/2022). (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)

Ketiga, Presiden Jokowi pun turut waspada dengan gejolak ekonomi global akibat peristiwa-peristiwa yang tak terjadi belakangan ini, seperti konflik Rusia-Ukraina hingga kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

Presiden Jokowi meminta agar pengelolaan ekonomi makro dan mikro berlangsung secara detail, utamanya yang berkaitan dengan pangan dan energi.

"Saya sudah minta kemarin pada Pak Setkab (Sekretaris Kabinet) agar setiap minggu seperti kita lakukan rapat terbatas mengenai PPKM, juga soal urusan pangan," ujar Presiden Jokowi.

"(Rapat) urusan energi juga harus dilakukan mingguan. Karena, pentingnya pengelolaan dua hal ini bagi stabilitas ekonomi kita. Utamanya stabilitas harga dan barang-barang pokok rakyat," tambahnya.

Baca Juga: Jokowi Ingin Indonesia Finis di 3 Besar SEA Games, Cdm: Kami Coba Bertahan di Empat Besar

4. Krisis dalam negeri

Tak lupa, Presiden Jokowi juga mengajak untuk meningkatkan kepekaan terhadap krisis-krisis yang ada di Indonesia.

Contohnya yakni krisis lingkungan yang dipicu oleh datangnya musim kemarau, sehingga dapat menyebabkan kebakaran hutan atau lahan hingga penyakit kuku dan mulut pada hewan ternak.

Untuk itu, Menteri Pertanian diminta untuk melakukan lockdown dan sistem zonasi guna membatasi pergerakan ternak demi mencegah wabah penyakit tersebut menyebar.

"Saya juga minta Kapolri, betul-betul menjaga (krisis) ini di lapangan. (Kalau perlu) bentuk satgas sehingga jelas siapa nanti yang bertanggung jawab," jelasnya.

5. Realisasi APBN

Presiden Jokowi menambahkan, pentingnya percepatan realisasi anggaran belanja dalam APBN, APBD, maupun BUMN, karena hal tersebut dapat berdampak langsung terhadap ekonomi rakyat.

6. Pemilu 2024

Terakhir, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk terus fokus bekerja dengan tugasnya masing-masing, meskipun tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pada pertengahan tahun ini.

"(Tujuannya) agar agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas bisa betul-betul terselenggara dengan baik. (Termasuk) Pemilu terselenggara dengan baik, lancar dan tanpa gangguan," tandasnya.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU