> >

Bayi Baru Lahir Harus Divaksin Hepatitis B, Mengapa?

Kesehatan | 2 Juni 2022, 15:58 WIB
Ilustrasi pemberian imunisasi dasar pada bayi. (Sumber: SHUTTERSTOCK/Atiwat Witthayanurut)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Vaksinasi bertujuan untuk melatih sistem imun tubuh agar lebih kuat apabila menghadapi patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit dapat dicegah dengan pemberian vaksin. Salah satunya adalah penyakit hepatitis B.

Apa Itu Vaksin Hepatitis B?

Hepatitis B merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B.
Dilansir dari WHO, virus ini dapat menyebar melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Bahkan bayi pun bisa terinfeksi virus yang bisa jadi jahat ini.

Bayi yang lahir dari ibu dengan virus Hepatitis B, berisiko tinggi terinfeksi juga, jika tidak diberikan vaksin saat lahir.

Penularan virus ini juga dapat melalui penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah pasien hepatitis B, transfusi darah yang mengandung virus hepatitis B, atau kontak seksual.

Baca Juga: Cegah Hepatitis Akut pada Anak dengan Mengenal Gejala Awal, Sedang, & Berat!

Bahaya Hepatitis B pada Bayi

Bagi bayi yang terinfeksi virus Hepatitis B secara kronis, bisa terkena penyakit lain yang berpotensi serius dan bahkan mengancam jiwa.

Virus ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan peradangan hati kronis, seperti sirosis bahkan kanker hati.  

Tak hanya untuk si Kecil sendiri, pemberian vaksin pada bayi juga dapat melindungi orang lain dari virus tersebut.

Perlu diketahui bahwa anak-anak dengan Hepatitis B biasanya tidak menunjukkan gejala, tapi bisa menularkan penyakit pada orang lain.

Kapan Bayi Harus Menerima Vaksin Hepatitis B?

Cara terbaik untuk mencegah hepatitis B adalah melalui vaksinasi. WHO menyarankan pemberian vaksin hepatitis B kepada semua bayi yang baru lahir.

Penulis : Dian Septina Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU