> >

Megawati Peringatkan Kader PDIP: Siapapun yang Korupsi, Pecat! Keluarkan dari PDI Perjuangan

Hukum | 27 Juni 2022, 18:27 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Sumber: Dokumen Humas DPP PDIP. )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memperingatkan kepada seluruh kader partainya agar tidak melakukan praktik tindak pidana korupsi.

Demikian Megawati menyampaikan hal tersebut melalui sebuah video yang ditampilkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca Juga: Sudah Seminggu Dirawat, Megawati Terus Pantau Kondisi Kesehatan Tjahjo Kumolo

Megawati menyampaikan hal itu saat pembekalan antikorupsi bagi partai politik (parpol) dalam acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Megawati menegaskan sudah berulang kali mengingatkan kadernya agar jangan korupsi.

Namun, ia menemukan masih saja ada kadernya yang melakukan praktik lancung tersebut.

Karena itu, ia mengatakan, kader yang melakukan korupsi tersebut lebih baik keluar saja dari parrai berlambang kepala banteng dengan moncong putih itu.

Baca Juga: Puan Maharani Ungkap Megawati Sudah Punya Nama Capres 2024 Diusung PDIP

“Saya bilang jangan korupsi, masih aja ada korupsi, get out! Keluar kamu daripada merusak partai kita," kata Megawati dalam video yang ditampilkan di Gedung Pusat Edukasi AntiKorupsi KPK, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Menurut Megawati, betapa malunya kader yang melakukan praktik korupsi tersebut, karena telah mencoreng wajah anak dan istrinya.

"Betapa malunya kalian itu (jika korupsi), seumur hidup di sini tercoreng, anak-istri, kalian enggak kasian? Enggak kasian ya sama turunan?,” ujar Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan, pihaknya sudah mengadakan sejumlah program untuk mencegah praktik korupsi tersebut.

Baca Juga: Alasan Megawati Sembunyikan Nama Capres-Cawapres Diusung PDIP: Perhitungan Belum Selesai!

Misalnya, kata dia, program pendidikan politik yang dibuat untuk melahirkan negarawan dengan standar moral dan etika yang baik.

Dalam program itu, Megawati menuturkan, setiap calon pengurus partai, kepala daerah, dan anggota legislatif, wajib mengikuti psikotes dan sekolah partai.

Selain itu, dia menerangkan, ada juga program pembangunan integritas yang dibuat di dalam sistem peraturan partai.

Baca Juga: [FULL] Pidato Megawati di Penutupan Rakernas PDIP, Masih Sembunyikan Nama Capres: Sabarlah Sedikit!

"Di antaranya kewajiban pimpinan partai melaporkan kekayaan partai kepada ketua umum, sanksi pemecatan bagi anggota dan kader partai yang tertangkap tangan KPK," ujat Mega.

Dalam video itu juga disebutkan bahwa setiap kader PDIP yang berstatus tersangka korupsi, maka tidak bisa dicalonkan sebagai calon kepala daerah, wakil kepala daerah, dan anggota legislatif.

"Siapa berbuat itu (korupsi), pecat! Keluarkan dia dari PDI Perjuangan!" ucap Mega menambahkan dalam video tersebut.

Baca Juga: Ini Alasan Megawati "Umpetin" Nama Capres 2024 dari PDIP

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas.com


TERBARU