> >

Ini Keterangan JNE kepada Polisi soal Kuburan Bansos di Depok

Peristiwa | 1 Agustus 2022, 20:54 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan (Sumber: Tangkap Layar Kanal YouTube Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kepolisian menyatakan telah memanggil sejumlah saksi untuk diperiksa terkait penemuan kuburan ratusan paket Bantuan Sosial (Bansos) dari Presiden Joko Widodo di Depok, Jawa Barat.

Sejumlah pihak yang telah diperiksa antara lain dari Kementerian Sosial dan perusahaan ekspedisi JNE baik pusat maupun cabang Depok.

“Hari ini kita penyidik Satreskrim Polres Metro Depok melakukan pemanggilan dalam rangka klarifikasi terhadap beberapa pihak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, dalam konfrensi pers, Senin (8/1/2022).

Dalam konferensi pers tersebut Endra menjelaskan keterangan yang disampaikan pihak JNE soal temuan Bansos yang dipersoalkan tersebut.

Baca Juga: Menko Muhadjir Klarifikasi soal Kuburan Paket Bansos di Depok

Endra menjelaskan, sejak 2020 di Wilayah Depok, JNE adalah pemegang hak distribusi beras Bansos dari pemerintah kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Sebagai pemegang distribusi, maka JNE bertugas sebagai kurir untuk mengantar beras Bansos kepada penerima yang namanya telah ada dalam daftar pemerintah.

Kemudian soal beras yang dikubur tersebut, awalnya pihak JNE mengambil beras Bansos tersebut dari Gudang Perum Bulog di Pulo Gadung untuk disalurkan.

Baca Juga: Warga Datangi Lokasi Penguburan Bansos Presiden Jokowi di Depok

Namun dalam perjalanan terjadi gangguan hujan deras yang mengakibatkan beras yang akan diantar tersebut, menjadi rusak.

Penulis : Vidi Batlolone Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU