> >

IPW soal Banding Ferdy Sambo Ditolak: Pelanggarannya Tidak Terbantahkan

Peristiwa | 19 September 2022, 13:57 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso (Sumber: Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia Police Watch (IPW) sejak semula yakin memori banding yang diajukan Ferdy Sambo akan ditolak oleh Majelis Sidang Komisi Banding, sebab secara substansi seluruh tuduhan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ferdy Sambo tidak dapat terbantahkan.

Prediksi tersebut sesuai dengan hasil putusan sidang banding yang dibacakan pada Senin siang (19/9/2022).

Ketua Indonesia IPW Sugeng Teguh Santoso dalam Breaking News KOMPAS TV, menyebut tuduhan pelanggaran kode etik yang merusak reputasi Polri yang dilakukan Ferdy Sambo sudah jelas.

“Ada lima tuduhan pelanggaran kode etik yaitu merusak reputasi Polri, itu sudah jelas, tindakannya yang melakukan pembunuhan dan juga menghalangi proses penegakan hukum, itu telah merusak,” kata Sugeng.

“Dan di dalam hal tersebut juga ada pelanggaran terhadap norma KKEP maupun norma hukum.”

Tidak hanya itu, lanjutnya, Ferdy Sambo juga ada perbuatan permufakatan untuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Baca Juga: Kadiv Humas: Hasil Banding Ferdy Sambo akan Ditindaklanjuti Asisten Sumber Daya Manusia 5 Hari Kerja

“Nah ini tidak terbantahkan ini, jadi menurut saya akan ditolak, setelah ditolak putusan tersebut tadi disampaikan akan ditindaklanjuti oleh asisten SDM untuk disampaikan kepada Presiden untuk mendapatkan surat definitifnya pemberhentian perwira tinggi polisi,” ucap Sugeng.

Sebelumnya, Komisi Sidang Banding memperkuat hasil Komisi Kode Etik Polri (KKEP) kepada Ferdy Sambo dengan putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Menolak permohonan banding pemohon banding,” ucap Irwasum Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat membacakan putusan sidang banding.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU