> >

Viral WNA Bagikan Mi Instan ke Penumpang yang Tertahan 8,5 Jam di Kereta, Ini Respons KAI

Peristiwa | 10 Oktober 2022, 04:25 WIB
Ilustrasi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merespons terkait unggahan foto berisi Warga Negara Asing (WNA) membeli satu dus mi instan dalam kemasan cup untuk dibagikan kepada para penumpang yang viral di media sosial. (Sumber: PT KAI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merespons terkait unggahan berisi foto Warga Negara Asing (WNA) membeli satu dus mi instan dalam kemasan cup untuk dibagikan kepada para penumpang yang viral di media sosial.

Dalam unggahan itu, dijelaskan, mi instan dibagikan WNA kepada para penumpang, saat kereta api terhenti di Stasiun Cipari, Cilacap, Jawa Tengah hingga 8,5 jam lamanya karena adanya gangguan perjalanan karena kerusakan jalur akibat curah hujan yang tinggi.

Bahkan PT KAI (Persero) disebut hanya memberikan kompensasi berupa air mineral kepada para penumpang yang telah menunggu kurang lebih 8,5 jam tersebut. 

Terkait hal ini, PT KAI pun menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"KAI berupaya sebaik mungkin untuk dapat memberikan service recovery sesuai ketentuan pada kesempatan pertama," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, dikutip dari Kompas.com, Minggu (9/10/2022). 

Dia menuturkan postingan yang viral tersebut dialami pelanggan KA Argo Wilis saat perjalanan pada Sabtu (8/10) kemarin.

Menurut penjelasannya, para penumpang KA Argo Wilis telah diberikan makanan berat secara bertahap di Stasiun Kroya dan Stasiun Kutoarjo.

Baca Juga: Sejumlah Perjalanan Kereta Api Terlambat akibat Penurunan Tanah, Ini Daftarnya

"Pada postingan yang viral tersebut, pelanggan KA Argo Wilis perjalanan 8 Oktober 2022, telah diberikan Service Recovery berupa makanan berat yang telah diberikan secara bertahap di Stasiun Kroya dan Stasiun Kutoarjo," jelasnya.

Dia kemudian mengatakan, sesuai aturan resmi para penumpang yang tertahan lebih dari 5 jam berhak mendapatkan service recovery berupa makanan berat. Sedangkan, mereka yang tertahan 3 jam berhak mendapatkan makanan ringan dan minuman. 

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas.com


TERBARU